Pemkot Beri Suntikan Dana PDAM Pontianak Rp5 M dan Bank Kalbar Rp10 M

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 440

Pemkot Beri Suntikan Dana PDAM Pontianak Rp5 M dan Bank Kalbar Rp10 M
Pjs Wali Kota Pontianak, Mahmudah. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Pemerintah Kota Pontianak rencananya akan memberikan suntikan dana segar lewat penyertaan modal ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Pontianak sebesar Rp5 Miliar dan, setoran modal ke Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalbar sejumlah Rp10 Miliar.

Rencana ini terkandung dalam pidato Wali Kota Pontianak terhadap Penyampaian Dua Rancangan Peraturan Daerah Kota Pontianak, yakni Penyertaan Modal Pemerintah Kota Pontianak pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Khatulistiwa dan, Tambahan Setoran Modal Pemerintah Kota Pontianak kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Kalbar, dalam Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Pontianak, Jumat (2/3) pagi.

Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Pontianak, Mahmudah menyampaikan suntikan dana untuk dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini diharap bisa meningkatkan kinerja mereka dan pelayanan kepada masyarakat makin baik. Walau PDAM Tirta Khatulistiwa juga dapat keuntungan tiap tahun, dia menyatakan perusahaan milik Pemkot ini juga harus ditunjang oleh pemerintah daerah agar pelayanan yang diberikan tetap berjalan baik.

Dengan adanya penyertaan modal diharap upaya pencapaian target pelayanan air bersih pada masyarakat berpenghasilan rendah. Apalagi Pemkot punya target 100 persen air bersih di tahun 2019.

"Terutama adalah bahwa penyertaan modal ini ditetapkan perundangan yang berlaku, artinya diperbolehkan," ucapnya.

Di Bank Kalbar, Pemkot Pontianak juga jadi salah satu pemegang saham. Dia berharap setoran modal yang diberi bisa membawa dampak positif keberadaan bank itu di Kota Pontianak. Salah satunya lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, penyertaan ini juga sebagai bentuk dukungan kepada bank ini untuk memenuhi target kebutuhan modal untuk menjadi bank pembangunan daerah regional champion.

"Harapan kita pembahasan dua raperda ini berjalan lancar dan sesuai mekanisme yang berlaku," pungkasnya. (bls)