Belum Keluar Izin Cuti, Anggota Dewan dari Gerindra Tak Satupun Ikut Kampanye Milton-Boyman

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 415

Belum Keluar Izin Cuti, Anggota Dewan dari Gerindra Tak Satupun Ikut Kampanye Milton-Boyman
Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar, Suriansyah. (SP/Umar)
PONTIANAK, SP - Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017, mengatur terkait kampanye pemilihan kepala daerah. Disebutkan, gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, wali kota atau wakil wali kota, anggota DPRD, DPR RI dan DPD atau pejabat negara/daerah lainnya dapat mengikuti kegiatan kampanye pasangan calon (paslon) dengan syarat terlebih dulu mengajukan izin cuti mengikuti kampanye di luar tanggungan negara.

Masa kampanye Pilgub Kalbar 2018 telah dimulai sejak 15 Februari dan berakhir pada 23 Juni mendatang. Dalam sejumlah kegiatan kampanye masing-masing paslon, didapati anggota dewan baik tingkat kabupaten/kota, provinsi, bahkan DPR RI yang ikut dalam kegiatan kampanye paslon di daerah.

Anggota tim kampanye paslon Milton-Boyman sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar, Suriansyah, mengatakan bahwa pihaknya khususnya yang anggota dewan tidak melakukan kegiatan kampanye karena belum mengantongi surat izin cuti.

“Sampai hari ini, saya dan kawan-kawan tidak ada ikut kampanye satupun. Sebelum itu, kami tidak akan ikut kampanye. Tapi setelah terbit izinnya kami akan ikut kampanye,” ujarnya kepada awak media di Ontianak, Minggu (4/3) malam.

Ia menuturkan telah mengajukan izin cuti kepada Sekretariat DPRD Provinsi untuk mengikuti kampanye paslon. Setelah didapat, izin cuti selanjutnya akan diserahkan ke KPU dan Bawaslu.

“Kami mengajukan semua. Untuk Gerindra, tujuh-tujuhnya kami daftarkan. Yang partai PAN, saya rasa sama. Kita akan mematuhi itu. Kalau memang belum keluar, kami tidak akan ikut kampanye,” terangnya.

Suriansyah meminta pada masyarakat, apabila mengetahui ada anggota dewan baik dari Gerindra maupun PAN yang ikut kampanye paslon, untuk melaporkannya.

“Apabila ada, tolong disampaikan. Kami akan lakukan penindakan. Karena sesuai arahan dari partai Gerindra juga harus memenuhi ketentuan tersebut,” katanya.

Ia mengungkap, semua anggota dewan khususnya di tingkat provinsi telah mengetahui aturan itu.

“Semua anggota DPRD Provinsi 65 orang itu sudah mengetahui adanya aturan pengajuan cuti. Dan beberapa sebenarnya sudah mengajukan. Pertama dari PDIP sudah mengajukan orang-orangnya. Kemudian nanti Gerindra,” pungkasnya. (umr)