PDIP dan Gerindra Belum Ajukan Nama PAW DPRD Pontianak

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 501

PDIP dan Gerindra Belum Ajukan Nama PAW DPRD Pontianak
Plt Ketua DPRD Pontianak, Heri Mustamin. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Pergantian Antar Waktu (PAW) tiga orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak masih menunggu ajuan dari PDI-Perjuangan dan Gerindra. Satu nama sudah masuk untuk PAW dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Nurhasanah, peraih suara terbanyak kedua di Pemilihan Legislatif 2014 dapil Pontianak Utara akan menggantikan Alpian Aminardi yang mundur karena maju sebagai calon kepala daerah pada pilkada 2018.

Sementara untuk pengganti wakil rakyat dari PDI-Perjuangan, Satarudin dan, Yandi dari Gerindra masih menunggu ajuan partai. Sebagaimana Alfian, keduanya juga maju dalam kontestasi kepala daerah 2018 di Kota Pontianak.

Plt Ketua DPRD Pontianak, Heri Mustamin menjelaskan, soal PAW tiga wakil rakyat tersebut, kabar yang dia terima memang baru PKB yang mengajukan. Dua partai lain masih dalam proses. Untuk PKB, berkasnya sudah masuk ke provinsi. Namun ada beberapa syarat dan surat yang mesti dilengkapi.

"Jika sudah lengkap dan sesuai maka pelantikan bisa dilakukan," katanya Rabu (28/3).

Sementara untuk pengganti Satarudin dari PDI-Perjuangan, yang ketika aktif merupakan Ketua DPRD Kota Pontianak, informasi yang dia terima nama sudah diusulkan. Tapi memang surat resminya hingga kini belum masuk di DPRD.

"Saya harap PDI-Perjuangan segera menyerahkan berkasnya. Dengan begitu, kami bisa menindaklanjuti," imbuhnya.

Lantaran PDI-Perjuangan meraih suara terbanyak pada pemilu legislatif lalu, kursi Ketua DPRD pun kini masih kosong. Partai berlambang banteng ini tidak hanya mengajukan nama untuk PAW, namun juga nama Ketua DPRD yang baru.

"Kalau sudah ada saya yang sekarang Plt akan menyerahkan kursi ketua pada anggota DPRD yang sesuai dengan rekomendasi PDI-Perjuangan," katanya.

Sementara untuk Gerindra, Heri menyebutkan belum ada kabar sama sekali soal PAW. Hanya saja dia ingin pelantikan PAW nanti dilakukan serentak. Langsung tiga sekaligus.

"Tapi kita Plt Ketua tak bisa mengintervensi agar pelaksanaan pelantikan dilakukan cepat. Itu karena tiap partai miliki mekanisme masing-masing," katanya.

Perkara kinerja DPRD setelah ditinggal tiga orang anggota, dia menyatakan tak ada masalah. Semua tetap berjalan sesuai program yang diagendakan. Mulai dari turun lapangan sampai rapat paripurna.

"Pelantikan PAW makin cepat makin bagus. Dengan begitu, pekerjaan dapat dilakukan maksimal," pungkasnya. (bls)