Jumat, 13 Desember 2019


Dua Komisioner KPU Kalbar Tak Lolos Seleksi Periode 2018-2023

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 1037
Dua Komisioner KPU Kalbar Tak Lolos Seleksi Periode 2018-2023

PONTIANAK, SP - Tim seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat periode 2018-2023 telah mengeluarkan sepuluh nama calon anggota yang lolos tes kesehatan, wawancara dan penetapan nama yang akan dikirim ke KPU Republik Indonesia untuk proses selanjutnya.

Ketua Timsel KPU Kalbar, Muzammil menerangkan sepuluh nama yang lolos merupakan seleksi akhir di Kalbar.

"Nama-nama ini akan kami sampaikan kepada KPU RI selanjutnya KPU RI yang akan melakukan uji ketepatan dan lima nama nanti akan diumumkan oleh KPU RI," ucapnya Rabu (4/4).

Dari sepuluh nama itu, tak ada satu pun nama yang berasal dari anggota KPU Kalbar periode sebelumnya.
Diketahui, dua komisioner yang gagal tersebut adalah Kasiono dan Misrawi.

Sepuluh nama ini disaring dari total 30 orang nama pendaftaran di tahapan sebelumnya.

"Saya kira ini pilihan yang terbaik dari yang ada menurut pandangan Timsel," imbuhnya.

Dari segala aspek penilaian yang lakukan, mulai dari wawancara, rekam jejak, tanggapan masyarakat, dan macam-macam faktor lainnya yang tak bisa diungkapkan karena menyangkut pribadi, sudah dijalankan.

"Sejak awal kita sudah nyatakan semua calon kita perlakukan sama. Baik itu petahana, kita tidak berikan perlakuan istimewa," ucapnya.

Dari nama-nama yang lolos, sembilan di antaranya merupakan anggota KPU kabupaten kota yang sedang menjabat. Dia yakin orang-orang ini sudah siap bekerja.

"Kami menyampaikan apa yang sudah kita proses saja, termasuk semua hasil dari proses tes CAT, hasil tes psikologi, dan wawancara akan kita sampaikan semua ke KPU RI untuk sebagai bahan pertimbangan," ucapnya.

Beberapa aspek yang jadi kriteria penilaian di antaranya aspek integritas, aspek independensi, aspek kepemimpinan dan aspek kompetensi.

Nilai lebih akan didapat jika ketika wawancara, pandangan calon anggota terhadap tahapan pemilu dirasa menguasai.

Bila lima nama dari KPU RI sudah keluar, mereka akan dilantik 24 Mei 2018 menurut akhir masa jabatannya dan per 27 Juni 2018 mereka harus melaksanakan Pilgub.

"Ada waktu sekitar satu setengah bulan kemudian dia akan siap-siap menjalani pemilu," katanya.

Dia menjelaskan keputusan seleksi itu bersifat final dan harus diterima semua peserta. Dia memastikan tim sudah bekerja adil dan transparan. Dari semua tahapan seleksi, dia mengungkapkan yang paling berat adalah penilaian rekam jejak.

Tim harus turun ke daerah asal peserta dan bertemu dengan stakeholder terkait. Termasuk tanggapan dari masyarakat.

"Kita ketemu dengan banyak pihak, dan membantu kami dari yang tidak tahu menjadi tahu. Hal itu dilakukan secara silent, dan diwawancara kami tanyakan lagi kepada calon. Itu juga menjadi bahan pertimbangan kami dalam menilai," pungkasnya.

Adapun sepuluh nama yang lolos tersebut adalah anggota KPU Kayong Utara Burhanuddin, anggota KPU Singkawang Erwin Irawan, anggota KPU Pontianak Hefni Supardi, Ketua KPU Landak Lomon, Ketua Panwaslu Kubu Raya 2012 Mujiyo, Ketua KPU Singkawang Ramdan, Ketua KPU Sintang Supranto, anggota KPU Bengkayang Tarmizi, anggota KPU Sambas Trenggani dan anggota KPU Kubu Raya Zainab. (bls)