Kamis, 19 September 2019


Mahmudah: Pemerataan Pembangunan Berkesinambungan

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 632
Mahmudah: Pemerataan Pembangunan Berkesinambungan

Ilustrasi. Net

PONTIANAK, SP – Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Pontianak, Mahmudah mengungkapkan pemerataan pembangunan fisik dan perekonomian sudah dilakukan Pemerintah Kota Pontianak sejak tahun lalu. Pembangunan infrastruktur di antaranya pembangunan jalan dan drainase lingkungan telah dibangun menyebar di seluruh kecamatan di Kota Pontianak.

“Seluruh wilayah kecamatan juga telah dibangun akses air bersih, listrik dan telekomunikasi,” ucapnya.

Di tahun 2017, dia menjelaskan, sarana pendidikan, kesehatan, perdagangan dan kantor-kantor pelayanan umum telah mampu melayani hingga seluruh kelurahan. Malah untuk mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tahun lalu Pemkot mulai membangun Graha UMKM. Letaknya di eks Kantor Dinas Sosial, Jalan Sultan Syarif Abdurrahman. Tak hanya itu, lewat Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, upaya dilakukan untuk membangun dan mengembangkan pusat-pusat ekonomi masyarakat di seluruh wilayah kecamatan.

“Kita ada program Pembinaan dan Pengembangan Pasar Tradisional dengan kegiatan pembangunan Pasar Harapan Jaya, revitalisasi Pasar Tengah, dan renovasi Pasar eks Terminal Agribisnis,” tambahnya.

Selain itu, pemantanapn infrastruktur perkotaan telah dilakukan di tahun 2017, di antaranya pembangunan Jembatan Jalan Perdana ke Gang Ikhlas, Jalan Pararel Sungai Jawi, Jalan Sungai Raya Dalam sampai Jalan Cahaya Baru; pembangunan trotoar Jalan Sutan Syahrir, median Jalan Husein Hamzah, Jalan A Yani, Jalan Sultan Abdurrahman, Jalan Johar, Jalan Parit H Husein II, median Jalan Johan Idrus, median Jalan M Sohor; pembangunan dan peningkatan mutu jalan dan jembatan sepanjang 2.063,95 meter di 10 titik jalan; pembangunan Jalan Nipah Kuning I – Jalan Berdikari (multi years), pembangunan Jalan Pararel Sungai Raya – Jalan Cahaya Baru – Jalan Parit H Husein (multi years) dan pembangunan Jalan Husein Hamzah (multi years).

Tidak cuma itu, ada pula pembangunan saluran drainase atau gorong-gorong dalam kondisi baik tahun anggaran 2017 terealisasi sepanjang 262.571,90 meter dan total panjang saluran drainase Pontianak adalah 604.805 km; pengadaan dan pemasangan jaringan pipa tersier sepanjang 111.917,95 meter dengan lokasi tersebar; penataan tepian Sungai Kapuas atau water front di Kelurahan Tembelan Sampit dan pembangunan promenade di Kelurahan Benua Melayu Laut, serta; pembangunan gedung parkir di Jalan Gajahmada yang masuk kerja multi years.

“Saat ini persentase jalan dengan kondisi baik dengan target tahun 2017 adalah 76 persen, terealisasi sebesar 95, 625 persen,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak, Ismail mengungkapkan sejumlah proyek multi years akan selesai tahun 2018. Untuk bidang bina marga, misalnya Jalan Paralel Sungai Raya Dalam yang akan selesai sebelum Juni 2018. Kemudian Jalan Pararel Husein Hamzah paling lama di bulan yang sama.

"Kemudian ada bantuan pusat dalam bentuk dana DAK (Dana Alokasi Khusus). Dana DAK itu digunakan untuk beberapa kegiatan, di sektor jalan itu kita akan meningkatkan Jalan Kebangkitan Nasional," jelasnya.

DAK itu juga akan dipakai untuk menyelesaikan Jalan Harapan Jaya. Saat ini jalan itu belum diperbaiki lantaran masih ada pembangunan rumah susun. Usai pembangunan rumah susun akhir tahun ini, tahun 2018 jalan akan dibaguskan sampai ke Jalan Purnama.

Jalan lain, Jalan MT Haryono yang akan ditinggikan. Selama ini jalan itu selalu tergenang saat hujan lebat datang. Peningkatannya akan seperti Jalan S Parman dan Jalan Waru.

"Itu dari sektor jalan, masih banyak lagi jalan-jalan yang mungkin, termasuk pelebaran Jalan A Yani dari Kantor PUPR sampai ke Jalan MT Haryono. (bls/ind)