Menkes Dijadwalkan Resmikan Puskesmas di Perbatasan

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 522

Menkes Dijadwalkan Resmikan Puskesmas di Perbatasan
Kadiskes Kalbar, Andy Jap. (SP/Balasa)
PONTIANAK, SP - Menteri Kesehatan Indonesia, Nilla Juwita diagendakan akan meresmikan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Selasa (17/4).

 Lebih rinci, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Andy Jap mengatakan kedatangan Menkes tak sekadar meresmikan, namun juga melihat pembangunan fasilitas kesehatan khususnya di kawasan perbatasan Kalimantan Barat.

Puskesmas yang akan diresmikan Menkes berada di Entikong dan Balai Karangan dengan anggaran belanja negara senilai Rp11 Miliar.

Rencananya, Menkes akan menempuh jalur darat dari Pontianak menuju ke perbatasan dengan Malaysia di Entikong.

"Jadi akan ada dua puskesmas yang diresmikan Menkes dalam perjalanan itu," kata Andy Jap, Minggu (15/4).

Dari data Dinas Kesehatan Kalbar, total ada 27 Puskesmas di kawasan perbatasan dan terpencil Kalbar. Jumlah itu menyebar di 7 kabupaten yang pembangunannya menggunakan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN 2017 senilai Rp190 miliar.

“Selain Puskesmas juga ada 4 rumah sakit pratama dengan 50 tempat tidur yang ada di Balai Karangan Sanggau, Serawai Sintang, Pemuai Melawi, Sukadana, Kayong Utara dengan dana dari DAK 2017,” jelasnya.

Permasalahan kesehatan di Kalimantan Barat sebenarnya tidak hanya soal infrastruktur. Sebelumnya, Andy juga menerangkan bahwa Kalbar masih kekurangan tenaga kesehatan meliputi perawat, dokter, ahli gizi dan tenaga analis, serta bidan. Kekurangan tenaga kesehatan masih jadi masalah dalam upaya pemerataan layanan kesehatan di 14 kabupaten dan kota se-Kalbar.

“Kekurangan untuk bidan sekitar 500-an se Kalbar. Dokter lebih banyak kurang,” tuturnya. (bls)