Rabu, 18 September 2019


Menteri Kesehatan Bingung Kalbar Masih Terjadi Stunting

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 484
Menteri Kesehatan Bingung Kalbar Masih Terjadi Stunting

Rapat Kerja Kesehatan Daerah bersama Menteri Kesehatan, Nilla F Moeloek. (SP/Anugrah)

PONTIANAK, SP - Menteri Kesehatan Indonesia, Nilla Djuwita Moeloek mengaku sudah sembilan kali datang ke Kalimantan Barat. Salah satu hal yang membuatnya rindu adalah kuliner. Namun ada yang mengganggu pikirannya dan dia sampaikan di Rapat Kerja Kesehatan Daerah Kalimantan Barat, di Hotel Kapuas Palace, Rabu (18/4). 

"Kuliner Kalbar enak, kenapa stunting?" ujarnya bertanya disambut gelak tawa peserta. 

Apa yang dipertanyakan Nilla agaknya mesti jadi pikiran. Dia pun masih mencoba mencari korelasi antara budaya yang ada di Kalbar dengan kasus stunting. Apakah mungkin faktor budaya jadi penyebab stunting. 

"Saya lihat tadi yang menyanyi, perempuannya lebih pendek, laki-laki tinggi. Kalau pembawa acara malah kebalikannya," katanya. 

Dia pun mengapresiasi apa yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas yang menyelipkan dakwah soal kesehatan dalam majelis-majelis taklim.

"Baru tadi pagi dapat WA (WhatsApp) dari Ketua Ikatan Dokter Ahli Anak, apa betul cara mengukur stunting. Saya pikir bukan sekadar pendek, kalau dia pandai, apa itu stunting, itu tidak juga ya. Negara kita selalu disebut terbanyak stunting, apa begitu," pungkasnya. (bls)