Senin, 16 Desember 2019


Nontunai Penyeberangan Feri Pontianak dalam Proses

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 384
Nontunai Penyeberangan Feri Pontianak dalam Proses

Kadishub Pontianak, Utin Srilena Candramidi. (SP/Balasa)

PONTIANAK, SP - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak, Utin Srilena Candramidi menerangkan penggunaan pembayaran nontunai untuk layanan penyeberangan Feri Bardan-Siantan tengah dalam proses penyusunan. 

Belum lama ini telah dilakukan pertemuan antara pihak PT ASDP Persero yang mengelola penyeberangan dan Bank Kalbar.

"Setelah terjalin kesepakatan, barulah ASDP ketemu pemerintah dan dewan," kata Utin, Senin (7/5).

Utin menjelaskan dari informasi yang dia terima, pertemuan antara pihak Bank Kalbar dengan ASDP salah satunya membahas soal kartu nontunai yang akan dikerjasamakan. Bank Kalbar memang akan jadi penyedia layanan cashles tersebut. Nantinya, kartu nontunai akan tersedia di swalayan yang sudah dikerjasamakan. Tidak cuma itu, untuk memudahkan sosialisasi dan penerapan kebijakan, pihak ASDP juga menyediakannya di kawasan penyeberangan.

Utin yakin dalam pengoperasiannya layanan nontunai ini jauh lebih efektif dan efisien ketimbang dengan menggunakan uang tunai. Masyarakat tinggal menggesekkan kartu dan portal otomatis terbuka. Dia menjamin pelayanan akan jauh lebih cepat.

"Pemberlakuan ini (nontunai) akan mencegah timbulnya pungutan liar," ucapnya.

Selama ini, dia menjelaskan dengan sistem karcis, penerapannya sudah baik. Hanya saja, pelaksanaan nontunai mempersempit peluang dilakukannya pungutan liar. Misalnya ada oknum petugas yang mengutip sejumlah uang pembayaran karcis. Dengan nontunai, semua tercatat dengan baik dan pasti masuk ke pengelola.

"Jika pembayaran metode ini sudah berlaku, tata kelola pembayaran penyeberangan akan semakin baik," pungkasnya. (bls)