Rabu, 18 September 2019


Pekan Gawai Dayak Tahun Ini Dilaksanakan Lima Hari

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 1176
Pekan Gawai Dayak Tahun Ini Dilaksanakan Lima Hari

Panitia Pekan Gawai Dayak. (SP/Anugerah)

PONTIANAK, SP - Dewan Adat Dayak (DAD) Kalbar, melalui Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkeda) Kalimantan Barat di Pontianak akan kembali melaksanakan Pekan Gawai Dayak ke-33, pada tanggal 20 hingga 24 Mei 2018, di Rumah Radakng, Pontianak.

Ketua Sekberkesda Kalbar di Pontianak , Joseph Odilo Oendoen mengatakan, PGD mulanya diinisiasi oleh Sekberkesda Kalbar di Pontianak pada tahun 1986 yang saat itu terdiri dari sembilan sanggar.

Sekberkesda merupakan lembaga independen khusus sebagai lembaga kesenian, yang hingga kini menaungi 53 sanggar yang terdiri dari dua kelompok, yaitu seni pertunjukan dan seni rupa.

“Sampai pada saat ini, Pekan Gawai Dayak memang merupakan tanggung jawab dari Sekretariat Bersama Kesenian Dayak Kalimantan Barat yang dilaksanakan oleh panitia," katanya.

Ketua panitia Pekan Gawai Dayak, Andreas Lani, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini akan dilaksanakan selama lima hari dikarenakan adanya berbagai pertimbangan bersama berdasarkan situasi dan kondisi Kalbar.

Pertimbangan tersebut diantaranya dikarenakan adanya agenda politik daerah, bertepatan dengan bulan puasa.

“Karena itu, panitia mengambil sikap supaya gawai Dayak ini tidak berlarut-larut sehingga semua kepentingan yang ada di Kaimantan Barat bisa terakomodir, kita putuskan empat hari,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pada tanggal yang telah ditentukan tersebut, panitia juga telah mendapatkan izin dari Polda Kalbar sejak tanggal 3 Mei 2018.

Dia juga mengatakan bahwa panitia akan bertanggung jawab penuh terhadap pelaksanaan PGD tahun 2018 ini dengan bekerja sama dengan pihak keamanan dan unsur-unsur masyarakat yang ada di Kota Pontianak dan Kalbar secara keseluruhan.

Tema dari pelaksanaan PGD yang telah ditetapkan oleh panitia yaitu ‘Melalui Gawai Dayak, Kita Tingkatkan Soliditas dan Solidaritas Sosial’ dan sub tema ‘Seni Budaya Dayak Sebagai Perekat Hidup Berdampingan yang Menjunjung Tinggi Nilai-nilai Pancasila dalam Bingkai NKRI di Kalimantan Barat’.

Di dalam pelaksanaan tahun ini, agenda yang akan dijalankan tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dengan beberapa kesenian Dayak yang diangkat, perlombaan-perlombaan dan display budaya.

Tidak berbeda dengan tahun lalu, pembukaan kegiatan akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan dengan display budaya yang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan rute yang sama. (rah)