Penasehat Hukum Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan FN

Ponticity

Editor K Balasa Dibaca : 1091

Penasehat Hukum Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan FN
FN didampingi kuasa hukum di Mapolda Kalbar. (SP/Anugerah)
PONTIANAK, SP - Kuasa Hukum FN, Marcelina Lin menyebutkan pihaknya akan menempuh upaya penangguhan penahanan terhadap kliennya tersebut.

FN yang ditetapkan sebagai tersangka candaan bom di pesawat Lion Air JT 687 kini ditahan di Polda Kalbar.

“Kalau nanti keluarga FN sudah datang baru kita nanti akan melakukan penangguhan penahanan,” katanya, Kamis (31/5).

Marcelina ditemui saat pemindahan penahanan FN di Mapolda Kalbar menyebutkan, upaya penangguhan penahanan tersebut menurutnya yang paling penting adalah penjamin. Agar meyakinkan pihak penyidik bahwa FN tidak melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Sementara langkah lainnya, pihaknya juga akan mengajukan proses pemeriksaan tambahan. Pasalnya dia  melihat pada pemeriksaan BAP masih ada fakta-fakta hukum yang bisa meringankan FN, yang belum dimasukkan oleh penyidik.

“Penyidik kan hanya menangani untuk tahap pertama saja. Selanjutnya akan ditangani oleh PPNS,” tambahnya.

Terkait kondisi kliennya sendiri, Marcelina menyebutkan psikologis FN tertekan. Ini terlihat dari reaksi FN yang menangis saat ditanyakan kabar keluarganya.

“Artinya dengan perkara ini kan dia sangat tertekan, bahwa beban psikologisnya sangat besar sekali. Apalagi dalam pemeriksaan itu kan ancaman hukumannya delapan tahun,” pungkasnya.

Selaku penasehat hukum, Marcelina berharap kepada PPNS agar dapat dilakukan mediasi karena hal itu menurutnya penting bagi kemanusiaan. Karena tidak ada keinginan FN untuk menakut-nakuti penumpang.

Pihaknya meyakini bahwa kepanikan yang terjadi di pesawat dikarenakan adanya imbauan dari pramugari.

“Seharusnya kan pramugari memberikan safety yang luar biasa kepada penumpangnya, jangan sampai panik. Ini kan tidak, mereka langsung mengeluarkan imbauan ketiga itu yang menyebabkan para penumpang kemudian panik,” tandasnya. (rah)