Senin, 23 September 2019


Jika Jadi Gubernur, Sutarmidji Pastikan APBD Provinsi Dialokasikan 60 Persen untuk Belanja Langsung

Editor:

Indra W

    |     Pembaca: 640
Jika Jadi Gubernur, Sutarmidji Pastikan APBD Provinsi Dialokasikan 60 Persen untuk Belanja Langsung

Debat kandidat tahap ketiga untuk Pilgub Kalbar, di Hotel Aston Pontianak, Kamis (21/6).

PONTIANAK, SP - Jika terpilih menjadi Gubernur Kalbar, Sutarmidji memastikan APBD Kalbar akan disusun minimal 60 persen untuk belanja langsung, dan 30 persen untuk belanja modal.

Keterbatasan APBD Kalbar katanya, bukanlah alasan untuk tidak melakukan percepatan pembangunan. Untuk itu perlu peran swasta dan masyarakat dalam membangun, sehingga tak mengandalkan APBD saja.

Langkah-langkah strategis dalam upaya mensinergikan pemerintah dengan pihak swasta dan masyarakat dalam membangun pun sudah dilakukannya saat menjadi Wali Kota Pontianak.

Hampir semua pembangunan katanya, seperti pelebaran jalan tidak memerlukan biaya ganti rugi lahan. Ini menunjukkan bahwa peran masyarakat sangat besar selama ini. 

“Nilainya bahkan sudah mencapai Rp2,4 triliun,” kata Sutarmidji dalam debat kandidat tahap ketiga untuk Pilgub Kalbar, di Hotel Aston Pontianak, Kamis (21/6).

“Padahal APBD Kota Pontianak itu hanya Rp1,7 triliun. Belanja langsung sekitar Rp900 miliar sampai Rp1 triliun. Ini menunjukkan kita sudah praktekkan itu dan akan kita lakukan di Provinsi Kalbar nantinya apabila terpilih sebagai Gubernur,” imbuhnya.

Menurut Sutarmidji, APBD Pemprov Kalbar selama ini lebih banyak biaya tidak langsung, sehingga anggaran tak memberikan manfaat pada masyarakat. Ini menujukkan adanya kelemahan dalam manajemen perencanaan dan lain-lain. 

“APBD itu milik rakyat harus kita manfaatkan sebesar besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Infrastruktur rakyat. Saya pastikan sisa jalan 300 km selesai dalam waktu 3 sampai 4 tahun kalau kami jadi gubernur. Kita ajak swasta lakukan percepatan itu,” yakinnya. (rah)



  •