Pelaku Mutilasi Ibu Kandung Jalani Observasi Kejiwaan di RSJ Sungai Bangkong

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 901

Pelaku Mutilasi Ibu Kandung Jalani Observasi Kejiwaan di RSJ Sungai Bangkong
Suasana di RS Jiwa Sungai Bangkong Pontianak. (SP/Anugrah)
PONTIANAK, SP - Pihak kepolisian menyerahkan pemeriksaan kejiwaan HN (43), pelaku mutilasi terhadap ibu kandungnya di Gang Landak, Jalan Tanjungpura, Pontianak, Kamis (5/7) lalu, kepada RSJ Sungai Bangkong. Di sana, tim dokter akan melakukan observasi kejiwaan terhadap HN.

“Saat ini untuk tersangka kami lakukan observasi di Rumah Sakit Jiwa, Pontianak di Sungai Bangkong,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, Jumat (6/7).

Husni menyampaikan, berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, diperlukan waktu hingga 14 hari ke depan untuk melakukan observasi terhadap pelaku.

“Mungkin setelah observasi ini baru kami lakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Sebelum dipindahkan ke RSJ Sungai Bangkong, Husni mengatakan bahwa penyidik dan dirinya sempat menginterogasi langsung pelaku terkait kasus pembunuhan ini, namun tidak membuahkan hasil. Pelaku tidak dapat memberikan keterangan yang jelas dan keterangannya tidak dapat disimpulkan.

“Karena tidak nyambung antara pertanyaan dan jawaban,” tambahnya.

Saat ini pihak keluarga masih menyerahkan kasus dan observasi terhadap pelaku kepada penyidik Polresta Pontianak.

Sementara untuk jenazah korban atas nama DJ (80) sudah dilakukan pemeriksaan di RSUD Soedarso. Untuk hasil setelah dikoordinasikan dengan dokter akan didapatkan dalam waktu kurang lebih selama 7 hari.

Husni menuturkan bahwa pihak keluarga menolak dilakukannya autopsi, sehingga pihaknya hanya melakukan visum terhadap jenazah.

Korban mengalami luka mutilasi pada kedua bagian kaki, bagian kepala dengan leher mengalami luka berat dan kedua lengan serta jempol.

“Semua bagian tubuh sudah kita serahkan kepada RS Soedarso,” imbuhnya.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan oleh pihak kepolisian kepada keluarga untuk dikebumikan.

Kasubag TU RSJ Sungai Bangkong Pontianak, Yuliana membenarkan bahwa pihak Polresta Pontianak telah mengirimkan pasien atas nama HN, untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis jiwa.

“Mengirimkannya tadi malam (Kamis 5/7),” ujarnya.

Saat ini pasien sedang dalam proses pemeriksaan untuk melihat kejiwaannya yang menjadi kewenangan dari dokter.

Dia mengatakan bahwa pemeriksaan tersebut akan dilakukan dalam waktu yang cukup lama untuk melihat gejala kejiwaannya.

Karena dalam kasus hukum, pasien  mendapat pengawalan dari pihak kepolisian. Jadi dalam hal ini pihaknya menjalankan apa yang menjadi kebutuhan dari pihak kepolisian.

Untuk hasil visum nantinya akan dikeluarkan langsung oleh dokter kejiwaan RSJ Sungai Bangkong.

“Sekarang dalam perawatan kami,” pungkasnya. (anugrah)