Sutarmidji Hadiri Halalbihalal KAHMI Kalbar

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 506

Sutarmidji Hadiri Halalbihalal KAHMI Kalbar
SAMBUTAN - Walikota Pontianak, yang juga merupakan Gubernur Kalimantan Barat terpilih memberikan kata sambutan pada acara Halalbihalal Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kalbar di Hotel Golden Tulip Pontianak, kemarin malam. (SP/Nana)
PONTIANAK, SP - Majelis Wilayah Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kalbar mengelar halalbihalal dengan tema "Merajut Ukhuwah, Mempertegas Komitmen KAHMI Membagun Kalbar Yang Maju dan Sejahtera Dalam Bingkai NKRI". Kegiatan ini berlangsung di Hotel Golden Tulip, Pontianak, Sabtu (7/7) malam.

Ketua Panitia Kegiatan, M Reza Fahmi dalan sambutannya mengatakan, bahwa halalbihalal merupakan agenda yang telah direncanakan sejak jauh hari, sebagai suatu kegiatan untuk saling bersilaturahmi antar sesama anggota KAHMI Kalbar maupun para kader HMI. 

"Ini momen habis lebaran, maka perlu halalbihalal, agar bisa bertemu disini, karena tidak bisa untuk datang satu persatu ke rumah masing-masing," kata Reza. 

Reza mengaku, bersyukur acara tersebut bisa berlangsung sukses dan meriah dimana ruangan penuh terisi serta dihadiri oleh semua tokoh - tokoh dari KAHMI Kalbar yang memang memiliki beragam latar belakang dan profesi. Mulai dari politisi, pengusaha dan lain sebagainya. 

"Maka inilah momen yang luar biasa, kita bisa berkumpul disini. Tentu acaranya ini tidak akan bisa berjalan sukses jika tanpa dukungan dari semua alumni," sebutnya.

Ketua Majelis Wilayah Kahmi Kalbar, M Yusuf mengatakan, kegiatan halalbihalal yang diselenggarakan tersebut sengaja mengambil angka cantik yakni tanggal 7 bulan 7 atau tepat sepuluh hari pasca Pilkada Serentak. 

"Tahun ini dan tahun depan adalah tahun-tahun politik. Sementara kita disini, para anggota KAHMI tidak sedikit yang masuk ke dunia politik. Jadi perlu kiranya, kita untuk saling bersilaturahmi mungkin selama di lapangan kita berbeda pandangan, berbeda partai dan berbeda dukungan. Itu semua banyak menguras energi dan emosi, " kataYusuf.

Karena itu juga lanjut Yusuf, halalbihalal KAHMI tahun ini mengusung tema "Merajut Ukhuwah, Mempertegas Komitmen KAHMI Membagun Kalbar Yang Maju dan Sejahtera Dalam Bingkai NKRI". Berbagai latar belakang politik, diharapkan para anggota KAHMI, baik yang sebelumnya sudah terlibat atau baru akan terjun ke dunia politik bisa tetap saling menghormati satu sama lain di tengah persaingan mereka. 

"Karena bagaimana pun kita adalah satu kesatuan, silahkan berjuang di luar. Berjuang untuk masyarakat dengan jalan pilihan masing-masing, karena itu adalah tugas dan tanggung jawab kita," sebutnya. 

Yusuf juga mengapresiasi proses Pilkada yang baru saja usai, dimana semua bisa berjalan dengan lancar dan sukses, meskipun ada riak-riak sedikit, tapi itu adalah hal yang lumrah. 

"Kita tentu apresiasi bahwa Pilkada berjalan aman dan lancar, dimana sudah ada pemenangnya berdasarkan versi hitung pleno KPU tingkat kabupaten/kota yang mana besok akan dilanjutkan pleno tingkat provinsi. Dan sekarang pemenang itu ada di tengah-tengah kita. Walikota Pontianak sekaligus Gubernur Kalbar terpilih, " kata Yusuf merujuk pada Sutarmidji yang memang hadir dalam kesempatan tersebut. 

Walikota Pontianak, Sutarmidji dalam kesempatan tersebut menuturkan bahwa ke depan ada banyak hal yang menjadi pekerjaan rumah untuk membagun Kalimantan Barat. 

Kalimantan Barat yang lebih luas dari pulau Jawa, kata Sutarmidji masih harus dihadapkan pada persoalan infrastruktur, kasus kebakaran hutan dan lahan, kasus pembalakan hutan serta beragam persoalan lainnya. 

KAHMI sebagai salah satu gerbong, dimana tempat bernaung bagi para alumni HMI kata Midji tentunya memiliki banyak orang-orang pontensial untuk membagun Kalbar sekarang dan nanti dimasa yang akan datang. 

Midji juga menyinggung soal IPM Kalbar yang dinilai masih sangat rendah serta jauh di bawah provinsi lainnya di Indonesia. Menurutnya ini berdampak pada rendahnya peran serta orang-orang Kalbar dikancah perpolitikan nasional. 

"Ini menjadikan bargening kita di pusat sangat rendah, siapa tokoh kalbar yang hebat di pusat sana, tidak ada. Selain Pak OSO. Karena itu IPM harus jadi prioritas agar Kalbar mampu bersaing, " kata Sutarmidji

Midji sapaan akrabnya juga menegaskan bahwa komitmen dalam setiap visi - misi yang ditawarkan akan diwujudkan semua, salah satunya adalah pendidikan gratis untuk tingkat SMA. 

"Saya pastikan SMA tahun pertama menjabat sudah bisa saya wujudkan. 

Masalahnya bukan pada berapa besar duitnya, tapi bagaimana manajemen dengan efisien APBD. Saya sudah hitung-hitungan dengan itu," ujarnya disambut gemuruh tepuk tangan hadirin dalam ruangan. 

"Kalau dana dikelola dengan baik, maka tingkat kesejahteraan masyarakat akan lebih cepat, " lanjutnya. 

Selain itu, dirinya siap merealisasikan komitmennya untuk membagun Rumah Sakit Soedarso menjadi rumah sakit terbesar dengan pelayanan terbaik, di tahun ketiga dirinya menjabat. 

Ia menyebutkan bahwa komitmennya terhadap pembentukan Provinsi Kapuas Raya juga menjadi prioritas. Midji memastikan dirinya tidak akan menjadi seorang politisi dalam hal  Kapuas Raya, melainkan bagaimana agar pembangunan bisa tersebar dengan merata. Upaya ini untuk menjamin kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pemekaran wilayah. 

Seorang politisi harus bisa menjadi negarawan, jika sudah menjabat. Kalau murni politisi ketika menjabat sebagai kepala wilayah, karakter seorang politisi tidak mau wilayah kekuasaannya berkurang . "Makanya kita harus wujudkan Kapuas Raya. Ketika jadi Gubernur, saya tidak akan menempatkan diri saya sebagai politisi," tegasnya. (nak/bob)