Rabu, 13 November 2019


Usai Ringkus Pelaku Curanmor, Polisi Bekuk Penadah

Editor:

Indra W

    |     Pembaca: 571
Usai Ringkus Pelaku Curanmor, Polisi Bekuk Penadah

Tersangka curanmor dan penadah diamankan di Mapolresta Pontianak, Selasa (17/7). (SP/Rah)

PONTIANAK, SP - Personel Jatanras Polresta Pontianak berhasil mengamankan satu orang pelaku pencurian motor dan penadah, Senin (16/7), sekira pukul 16:30 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol M Husni Ramli, dalam pers rilis di Polresta Pontianak, Selasa (17/7) pagi.

Kedua tersangka yang diamankan tersebut yaitu laki-laki berinisial LS, sementara tersangka pertolongan jahat berinisial JH.
 “Pencurian ini terjadi pada tanggal 13 Juli 2018, TKP-nya di penyeberangan sampan, di Jalan Asahan, Kota Pontianak,” ujar Husni.

Tersangka menggondol sepeda motor jenis Yamaha Vega ZR yang sedang terparkir di parkiran dalam keadaan tidak dikunci stang dengan cara merusak lubang kunci dengan menggunakan kunci T.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa pelaku Curanmor sedang berada di Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan.

“Personel Jatanras langsung merapat ke TKP penangkapan,” tambahnya.

Pada saat penangkapan tersebut tersangka curanmor sempat melakukan perlawanan, hingga pihak kepolisian melakukan tindakan tegas terukur berupa tembakan pada bagian kaki kanan.

Kemudian polisi melakukan introgasi awal terhadap diduga pelaku. Dari hasil introgasi awal tersebut, diperoleh keterangan bahwa pelaku mengakui perbuatannya. Tersangka juga mengakui bahwa telah menjual kendaraan bermotor tersebut kepada JH.

“Pelaku menjual kendaraan hasil curiannya tersebut kepada penadah dengan harga Rp4 juta. Barang bukti yang diamankan yaitu satu buah sepeda motor jenis Yamaha Vega ZR warna hijau,” katanya.

Selanjutnya pelaku curanmor dan pelaku pertolongan jahat beserta barang bukti diamankan dan dibawa ke Mapolresta Pontianak Kota guna penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan sementara pelaku hanya baru melakukan pencurian di satu TKP namun pihaknya juga masih melakukan pengembangan.

Tersangka akan dijerat dengan pasal persangkaan pada Pasal 362 KUHP tentang pencurian dan Pasal 480 tentang pertolongan jahat. (rah)