Kalbar Expo Jadi Barometer Investasi

Ponticity

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 394

Kalbar Expo Jadi Barometer Investasi
TINJAU STAND - Sekda Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie mencoba durian di salah satu stand Expo Kalbar 2018 di Pontianak Cpnvention Centre, Kamis (26/7). (SP/Nana)
PONTIANAK, SP - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, M Zeet Hamdy Assovie mengatakan, Kalbar Expo 2018 merupakan pameran yang mensinergikan antara investasi, pariwisata dan perdagangan, dan juga menampilkan berbagai hasil pembangunan yang telah dicapai serta informasi pelayanan perizinan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) di berbagai sektor.

"Kalbar Expo 2018 ini hendaknya dapat dijadikan salah satu barometer perkembangan investasi, perdagangan juga pertumbuhan jenis dan aktivitas usaha dari UMKM," kata M Zeet Hamdy Assovie, saat membuka Kalbar Expo 2018 di Pontianak Convention Center, Kamis (26/7) sore. 

Dikatakannya, Kalbar Expo ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari Provinsi Kalbar, tentu diharapkan akan membuka peluang tumbuhnya jejaring bagi pelaku-pelaku usaha. 

Oleh karena itu, para pelaku usaha daerah, khususnya para produsen harus bisa menciptakan produk yang memiliki standar terbaik sehingga produk lokal tetap memiliki kualitas.

"Saya harapkan kepada semua pelaku pembangunan, bahwa pameran ini hanyalah salah satu instrumen. Namun yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menciptakan produk yang mempunyai mutu, inovasi desain, kemasan dan branding yang dapat bersaing di pasar nasional, bahkan global," pinta Sekda.

Dalam hal ini, kata Sekda, khususnya yang bersumber dari kearifan lokal. Karena itu, ia mengajak untuk menjadikan event ini sebagai etalase keanekaragaman produk, khususnya produk Kalbar, dalam rangka mendukung terwujudnya Provinsi Kalbar yang maju mandiri dan berdaya saing. 

Adanya globalisasi perdagangan dunia, dampak yang sangat dirasakan adalah tantangan pada kemampuan daya saing industri nasional di pasar global. Hal ini yang harus disikapi secara cermat oleh dunia usaha, sekecil apapun peluang promosi harus diraih.

"Kami harapkan, melalui pameran ini diharapkan dapat menciptakan wahana interaksi bisnis langsung maupun jangka panjang untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan antara pengusaha, pembeli dan investor," imbuhnya. 

Selain itu, Sekda Kalbar juga berharap investasi di daerah bisa meningkat sekaligus mengembangkan dan meningkatkan volume perdagangan produk unggulan daerah. 
Melalui pameran ini pula, dapat mengintegrasikan promosi dan informasi peluang investasi serta produk-produk komoditas unggulan yang dimiliki pemerintah kabupaten/kota. 

"Kepada para pelaku ekonomi dapat memanfaatkan kecepatan perubahan regulasi yang ada, sehingga dapat mengoptimalkan pemanfaatan potensi unggulan yang ada melalui peningkatan realisasi investasi," kata dia.. 

Kondisi ini, diharapkan dapat menggerakkan ekonomi yang berdampak pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

Dijelaskannya, saat ini pemerintah pusat terus mengharapkan kepada masing-masing pemerintah daerah untuk segera meningkatkan investasi, terutama yang berorientasi ekspor. Pasalnya, investasi dan ekspor adalah kunci untuk menggerakkan
perekonomian suatu daerah.

"Saya mengajak kepada kita semua untuk memperbaiki iklim berusaha dengan memberikan kemudahan kepada investor, dan menyelesaikan segala hambatan dalam proses perizinan maupun pelaksanaan investasi, agar pelaku ekonomi khususnya investor mendapat kepastian hukum dalam berusaha di Provinsi Kalbar," tutupnya.  (nak/bob)