Kebakaran Lahan Dekati Fakultas Kedokteran Untan, Polwan Ikut Padamkan Api

Ponticity

Editor Indra W Dibaca : 432

Kebakaran Lahan Dekati Fakultas Kedokteran Untan, Polwan Ikut Padamkan Api
Sejumlah Polwan sedang melakukan pemadaman kebakaran lahan di belakang Fakultas Kedokteran Untan, Kamis (23/8) sore. (SP/Rah)
PONTIANAK, SP - Kebakaran lahan terjadi di  belakang Fakultas Kedokteran Untan sejak Rabu (23/8) sore. Hingga kini, petugas pemadam terus berusaha memadamkan api agar tak merembet ke gedung fakultas.

Untuk menanggulangi kebakaran lahan ini, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono memerintahkan personelnya bersama damkar swasta, BPBD dan Manggala Agni untuk melakukan pemadaman api.

Bahkan personel Polwan Polda Kalbar juga terjun langsung ke lokasi memadamkan api yang dipimpin oleh Wakapolda Kalbar.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan pihaknya turut menyikapi masalah sebaran asap akibat kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang semakin meluas.

Pihaknya bersama stakeholder terkait telah melakukan upaya pemadaman mulai dari darat hingga udara dalam rangka menghambat sebaran api yang ada.

“Kami juga memohon kepada seluruh warga masyarakat Kalbar, mari kita sama-sama berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing,” katanya saat berada lokasi kebakaran lahan di belakang Fakultas Kedokteran Untan Pontianak, Kamis (23/8) sore.

Dia juga mengatakan telah mengirimkan surat kepada MUI serta instansi pemerintah, untuk melakukan doa meminta hujan.

Rektor Untan, Prof. Dr. H. Thamrin Usman, DEA mengatakan pihaknya tidak meliburkan mahasiswa dengan adanya kabut asap akibat karhutla ini, sebab menurutnya mahasiswa relatif bisa menyesuaikan diri.

Sementara salah seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Untan, Novara Husna Luvfianti mengatakan bahwa dirinya cukup terganggu dengan kondisi ini. Saat proses kuliah berlangsung, asap masuk ke ruangan, hingga menyebabkan sendikit sesak.

“Cuma karena bencana, ya mau diapakan lagi lah,” katanya.

Untuk saat ini menurutnya sudah ada beberapa mahasiswa yang mengalami sakit batuk-batuk akibat asap ini. Terkait jadwal kuliah, meski tidak diliburkan, namun ada jadwal kuliah yang diundur dari jadwal sebelumnya.

"Sejauh ini dikarenakan masih awal semester jadi perkuliahan belum berlangsung efektif, sehingga tidak banyak mata kuliah yang terganggu," katanya. (rah)