Senin, 23 September 2019


Prasetiya Mulya Gelar Open House, Ajak Putra-putri Daerah Temukan Jati Diri

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 318
Prasetiya Mulya Gelar Open House, Ajak Putra-putri Daerah Temukan Jati Diri

OPEN HOUSE – Pihak Universitas Prasetiya Mulya Jakarta saat acara open house dan bertemu pelajar di Kota Pontianak, Sabtu (1/9). (Ist)

Seratusan pelajar di Kota Pontianak antusias mengikuti kegiatan open house yang digelar Universitas Prasetiya Mulya Jakarta. Agenda tersebut bertujuan mengajak putra-putri daerah menemukan potensi diri. 

SP - Manager Marketing Prasetiya Mulya, Elga Fransisca menjelaskan, perkembangan teknologi dan informasi yang begitu masif saat ini mendorong perubahan di berbagai bidang. 

Hal ini mengakibatkan gambaran karir di masa depan pun penuh tanda tanya. Persaingan di dunia bisnis pun tentunya akan semakin ketat. 

Maka dari itu, Prasetiya Mulya percaya bahwa faktor inovasi akan menjadi  inisiatif yang dapat mendukung kemajuan. 

"Kami mengajak putra-putri terbaik daerah temukan potensi diri dan ciptakan perubahan melalui inovasi," kata Elga, Sabtu (1/9).

Menurut dia, setiap daerah memiliki potensi dan keunikan tersendiri yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan wirausaha. Pengembangan tersebut dapat dioptimalkan dengan mendorong hadirnya beragam inovasi. 

"Prasetiya Mulya berharap melalui kegiatan ini dapat mendorong hadirnya beragam inovasi dari putra-putri terbaik daerah, sehingga nantinya dapat turut berkontribusi dalam pembangunan daerah," jelas Elga.

Open  house merupakan program yang dihadirkan untuk mewadahi para calon mahasiswa dan orangtua dalam mengenal Prasetiya Mulya lebih dekat. Melalui kegiatan ini para peserta bisa melihat gambaran karir di masa depan beserta dengan beragam inovasinya, sehingga dapat memilih jurusan yang sesuai minat mereka. 

Selain itu ditampilkan juga produk inovasi dari alumni dan mahasiswa seperti Archwear, Rollover Reaction, Bookabuku, Clave, Smart Trash Can dan Smart Parking System. 

Program ini akan berlangsung di 11 kota besar di Indonesia, di antaranya Pekanbaru, Medan, Makassar, Pontianak, Surabaya, Batam, Semarang, Lampung, Malang, Bandung, dan Palembang. 

Penyelenggaraan di setiap kota terdiri dari, talkshow inspiratif bersama alumni sukses dan mahasiswa berprestasi, konseling langsung dengan dosen sebagai wadah konsultasi para calon mahasiswa baru dalam memilih program studi dan pendaftaran untuk seleksi masuk di masing-masing kota.

Universitas Prasetiya Mulya senantiasa terus berupaya mewujudkan lingkungan kampus sebagai penggerak perubahan. 

Guna mewujudkan hal tersebut, Prasetiya Mulya terus berupaya untuk mendukung para peserta didiknya melalui beragam program studi serta sarana dan prasarana yang dimiliki.

Yohanes Sugihtononugroho selaku CEO & Co-Founder CROWDE dan Forbes 30 under 30 Asia, yang merupakan alumni Universitas Prasetiya Mulya berbagi pengalamannya selama menempuh pendidikan. 

Learning process di Prasetiya Mulya paling mendekati kehidupan nyata dari banyak hal yang telah dia coba jalani selama ini, di mana teori dan praktik dapat digabungkan. 

Hasilnya, bisa diaplikasikan secara langsung. Tidak hanya dari sisi hardskill, pengembangan softskill juga menjadi komponen utama selama kulliah. 

"Semua hal tersebut pastinya sangat berguna di kehidupan sehari-hari, bahkan untuk dunia profesional," ungkap Yohanes.

Prasetiya memiliki School of Business and Economics serta School of Applied STEM yang masing-masing memiliki beragam program studi yang mampu mengakomodir minat dari peserta didik. 

School of Business and Economics memiliki delapan program studi S1 (Accounting, Branding, Business, Business Economics, Event, Finance & Banking, Hospitality Business dan International Business Law) dan empat program studi S2 (MM Regular, MM Business Management, MM Strategic Management dan MM New Ventures Innovation).

Sedangkan School of Applied STEM yang lebih berfokus pada ilmu teknik memiliki enam program studi S1 (Business Mathematics, Computer Systems Engineering, Software Engineering, Renewable Energy Engineering, Food Business Technology dan Product Design Engineering). (hendra cipta)