Kamis, 12 Desember 2019


Kampus Harus Bebas dari Politik Praktis

Editor:

Jindan

    |     Pembaca: 962
Kampus Harus Bebas dari Politik Praktis

Universitas Tanjungpura

PONTIANAK, SP - Kepala Prodi Ilmu Politik, Untan, Jumadi, mengatakan, kampus harus bebas dalam praktek-praktek politik praktis. 

Ia juga ingin kegiatan Himpunan Mahasiswa Politik (Himapol) lebih bersifat mendorong agar pemilu legislatif dan pilpres dapat berjalan sesuai dengan harapan. 

Hal itu dikarenakan saat ini bertepatan dengan tahun politik. Himapol harus punya agenda besar dalam mengambil peran positif untuk menghadapi pesta demokrasi yang sudah didepan mata.

"Silahkan berkerja sama dengan himpunan lain. Msalnya ilmu komunikasi dengan masalah penggunaan media sosial. Itu silahkan kita dorong," saran Jumadi.

Selain itu, ia juga menyarankan agar bisa menggarap kegiatan berbasis pendidikan, dan edukasi perilaku pemilih. Misalnya bagaimana cara memotret calon anggota legislatif yang betul-betul kredibel dan berintegritas.

 Apalagi saat ini, menurutnya ada pertempuran moral antar anggota DPR. Begitu juga bagaimana mahasiswa dapat berperan dalam menilik kerja Bawaslu dan KPU. Termasuk juga KPK. Apakah caleg yang bermasalah pernah terpidana kasus korupsi , kekerasan pada anak dan KDRT apakah itu diloloskan atau tidak. 

"Saya berharap nanti silahakan dipilih pengurus yang  cukup berkompentensi mampu menjalankan roda organisasi bukan hanya mau duduk saja tapi mau bekerja , itu penting. Jadi proses belajar itu tidak hanya dikelas tapi juga di organisasi kemahasiswaan," tukas Jumadi. (Nak)