Hilang Kendali, Kapal Seruduk Water Front Kapuas

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 354

Hilang Kendali, Kapal Seruduk Water Front Kapuas
Pontianak, SP - Belum lama dibangun, salah satu bagian water front Sungai Kapuas diseruduk kapal muatan, Kamis (18/10) pukul 05.30 WIB. Selain menyebabkan pembatas tepi sungai rusak, peristiwa tersebut sempat mengagetkan warga sekitar.  

Ketua RT setempat, Murni menyebutkan kapal muatan menyeruduk pembatas tepi sungai karena menghindari tabrakan dengan motor tongkang. Saat berbelok menghindar mesin kapal mati  sehingga lajunya sulit dikendalikan.  

“Saat melewati bawah jembatan Kapuas itu kapal berusaha mengelak motor tongkang, namun mesin kapal tiba-tiba mati. ABK sudah berusaha menurunkan jangkar namun tidak ‘mengigit’ hingga kapal lepas kendali dan menyapu pagar pembatas itu,” kata Murni saat ditemui di rumahnya.  

Akibat peristiwa itu pagar pembatas di sekitar lokasi tabrakan runtuh sepanjang lebih dari 7 meter dan lantai keramik rusak. Diakui Murni, nakhoda kapal cukup kooperatif dan tidak melarikan diri.  

“Saya meminta agar ada sesuatu yang ditinggalkan kepada pihak kami sebagai bukti dia bertanggung jawab dan akhirnya nakhoda meninggalkan KTP,” ujar Murni.  

Sekitar menjelang siang, nakhoda kapal atas nama Anang Aswan, warga Sungai Cabang Barat, Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah datang kembali dengan maksud mengambil KTP  

“Dia beralasan peristiwa tersebut sudah ditangani Pol Air Polda Kalbar, KPLP Pontianak dan juga Pemerintah Kota,” kata Murni.  

Namun Murni tetap menahan KTP, selain karena yang bersangkutan datang sediri, peristiwa tersebut belum diketahui ketua RW, kelurahan, dan kecamatan. “Kami harus sesuai administrasi, dari RT ke kelurahan lalu ke pihak Kecamatan. Itu harus tau dulu, bukan apa-apa takut dia melarikan diri.”  

Ditanya soal muatan kapal, Murni mengaku tidak tahu apa muatan kapal tersebut. “Dia (nakhoda) sempat bilang kalau tak yakin bisa menyusul ke Siantan karena kapal menurunkan muatan disana.” (nak/)