Ombudsman: Masyarakat Berhak Tahu SOP Pelayanan Publik

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 299

Ombudsman: Masyarakat Berhak Tahu SOP Pelayanan Publik
Acara ngopi bareng Ombudsman Kalbar.
Pontianak, SP - Ngopi, seperti telah menjadi kegiatan yang melekat dengan keseharian warga Pontianak. Oleh sebab itu, bertepatan dengan Hari Pahlawan, Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Barat mengadakan kegiatan ngopi bareng Ombudsman Kalbar bertajuk “Peran Masyarakat sebagai Pejuang Pelayanan Publik”.  

Kegiatan tersebut dilaksanakan di salah satu kediaman Sahabat Ombudsman, Siswadi di Kompleks Pondok Agung Permata. Kegiatan dihadiri 35 orang peserta, yaitu warga sekitar kompleks yang terdiri dari berbagai profesi.    

Bertindak sebagai narasumber, Asisten Bidang Pencegahan Ombudsman Kalbar,  Budi Rahman dan Siswadi selaku Ketua LPM Parit Tokaya dan Ketua RT Kompleks Pondok Agung Permata.  

Dalam paparannya, Budi menyampaikan mengenai hak dan kewajiban masyarakat maupun penyelenggara dalam pelayanan publik. “Masyarakat harus memahami dan kritis terhadap kondisi pelayanan publik di sekitarnya. Jangan hanya pasrah dan mengeluh,” ujarnya, Sabtu (10/11).  

Menurut Budi, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui SOP pelayanan publik. Bahkan lebih dari itu, masyarakat berhak diikutsertakan dalam menyusun SOP pelayanan publik suatu instansi.  

Jika dulu para pahlawan  berjuang merebut kemerdekaan, saat ini masyarakat berjuang untuk pelayanan publik yang lebih baik.    

Sementara itu, Siswadi sebagai Sahabat Ombudsman, dan LPM Parit Tokaya menjelaskan mengenai pentingnya masyarakat mendukung Ombudsman dalam mewujudkan pelayanan publik yang baik.  

Para peserta antusias mengajukan pertanyaan atau sekadar memberikan saran dan masukan bagi efektivitas Ombudsman ke depan.    

Ardi, salah satu warga menyarankan agar Ombudsman mengundang warga dalam berbagai kegiatan. Apabila diperlukan bahkan melibatkan warga yang berkompeten dalam membahas laporan-laporan yang menimbulkan dampak mala administrasi yang luas.   

Warga lainnya Tasril Djohan menyarankan agar Ombudsman aktif menangani permasalahan pelayanan publik, meskipun tidak ada yang melapor. “Inisiatif Ombudsman sangat penting untuk memperbaiki kondisi pelayanan publik.”   

Warga mengapresiasi Ombudsman Kalbar yang mengadakan kegiatan ngopi bareng di daerah mereka. Sehingga, masyarakat lebih paham mengenai tugas dan fungsi Ombudsman.  

Sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat dan memaksimalkan fungsi pelayanan publik, Ombudsman Kalbar akan melakukan pendekatan-pendekatan kepada komunitas. (lha/)