Wali Kota Pontianak Bersih Parit Pal Empat

Ponticity

Editor Angga Haksoro Dibaca : 291

Wali Kota Pontianak Bersih Parit Pal Empat
Pontianak, SP - Peringati Hari Pahlawan, Plt Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono beserta 57 organisasi peduli lingkungan melakukan bersih parit di sekitar lokasi Bank Sampah Pal Empat.  

Plt Wali Kota juga melepas 10 ribu bibit ikan lele ke parit Pal Empat. Kegiatan ini dilaksanakan di depan Bank Sampah Jalan Puskesmas Pal Empat RW 31, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Minggu (11/11).

Plt Wali Kota Pontianak berharap, kegiatan ini menginspirasi orang banyak agar melakukan hal serupa. “Harapan kita kedepan remaja dan anak muda Pontianak peduli dengan kotanya,” kata Edi Rusdi Kamtono.  

Edi juga mengatakan sebagai wilayah delta, parit yang menjadi warisan budaya di Kota Pontianak harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Fungsi parit sebagai tempat sirkulasi air harus tetap terjaga.  

Parit Pal Empat juga memiliki potensi besar untuk dijadikan lokasi wisata. “Parit dapat kita manfaatkan sebagai lokasi wisata air, seperti kano, sampan, dan banyak lainnya,” ujarnya.  

Plt Wali Kota Pontianak juga mengatakan kedepan akan terus menambah jumlah bank sampah. Keberadaan bank sampah diharapkan sebagai upaya mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.  

“Saat ini bank sampah sudah ada di setiap kecamatan di Kota Pontianak. Kami akan tambah lagi,” kata Edi.  

Bank sampah diharapkan dapat mengolah sampah yang selama ini langsung dibuang ke TPA. Bank sampah juga diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat melalui hasil olahan sampah.  

Di tempat yang sama, perwakilan Akademi Ide Kalimantan, Beny Than Heri, mengatakan sengaja mengambil momentum Hari Pahlawan. Semangat pahlawan diharapkan menginspirasi pemuda dalam mengisi kemerdekaan.  

Dia berharap setelah kegiatan bersih sampah di parit, kawasan ini dapat menjadi  daerah tujuan baru wisata di Kota Pontianak. “Hari ini kami lakukan sebisa mungkin dari unsur relawan,” ucap Beny.  

Beny mengatakan walaupun kondisi sungai saat ini sangat memprihatikan, secara bertahap diharapkan dapat diperbaiki. “Secara ilmiah, kondisi parit di Pal Empat memang tidak baik statusnya, level IV (kualitas air paling rendah),” kata Beny.  

Beny berharap, semakin seringnya diadakan kegiatan berbasis sungai dan parit, diharapkan masyarakat memberi perhatian lebih menjaga kualitas air. Sungai seharusnya tidak dijadikan sebagai tempat membuang limbah rumah tangga dan industri. (din)