Senin, 21 Oktober 2019


Puluhan Pekerja RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadri Geruduk Kantor DPRD Pontianak

Editor:

Admin

    |     Pembaca: 459
Puluhan Pekerja RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadri Geruduk Kantor DPRD Pontianak

PONTIANAK, SP - Puluhan tenaga cleaning servis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohammad Al Qadri Pontianak mendatangi Kantor DPRD Kota Pontianak, Senin (21/1). 

Mereka menuntut kejelasan nasib. Pasalnya, Januari 2019 ini, pihak rumah sakit menerbitkan aturan perekrutan tenaga outsourcing baru.

Perwakilan pekerja, Norais Harya Sari mengatakan, aturan yang diterbitkan pihak rumah sakit akan mengancam nasib mereka. Dalam aturan tersebut, jumlah tenaga yang direkrut tidak akan sesuai dengan jumlah tenaga cleaning servis yang ada saat ini.

Jumlah tenaga cleaning servis RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadri saat ini berjumlah 65 orang. Terdiri dari 20 laki-laki dan 45 orang perempuan. Namun berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh PPK RSUD Sultan Syarif Mohammad Al Qadri akan merekrut laki-laki 28 orang dan perempuan 37 orang.

“Dengan aturan tersebut maka otomatis 8 orang yang perempuan dari kami akan tercampakan,” kata Norais.

Sebelumnya, dia juga menjelaskan telah menyampaikan aspirasi mereka ke pihak terkait termasuk Dinas Kesehatan, namun mereka tidak mendapat kepastian. 

Hal itulah yang menyebabkan mereka kali ini mendatangi DPRD Kota Pontianak untuk memastikan nasib delapan orang yang akan terdampak jika aturan tersebut diterapkan. (din)