Bea Cukai Kenalkan Desain Pita Baru 2019

Ponticity

Editor Admin Dibaca : 104

Bea Cukai Kenalkan Desain Pita Baru 2019
Workshop keaslian pita Bea Cukai
PONTIANAK, SP - Tahun 2019 ini, pita Bea Vukai dipastikan mengalami perubahan. Hal ini agar pita bea cukai sebagai bukti pelunasan barang kena cukai terjaga nilai kehandalannya.

"Dengan kata lain, diharapkan bakal sulit dipalsukan, namun lebih mudah diidentifikasi," kata Kepala Seksi Tarif dan Harga Dasar II Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai, Agus Widodo, di acara workshop Identifikasi Keaslian Pita Cukai Desain 2019, di Kantor Bea Cukai Kota Pontianak, Kamis (21/2).

Terdapat beberapa perbedaan yang menonjol antara desain pita tahun 2018 dan yang baru. Terutama bahan kertas, security fitur kertas serta hologram yang ada di desain pita tersebut.

Pada dasarnya, perubahan pita ini setiap tahun selalu didesain ulang. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah Bea Cukai meminimalisir adanya pelanggaran-pelanggaran barang impor ilegal.

Sebagai contoh, berdasarkan hasil survei lembaga independen Universitas Gajah Mada tentang pelanggaran cukai rokok menyebutkan adanya pelanggaran sebesar 7,04 persen dari total sample yang disurvei.

Dengan rincian rokok tanpa pita bea cukai sebesar 3,7 persen. Rokok dengan pita nekat sebesar 0,64 persen, rokok dengan pita cukai palsu sebesar 1,11 persen, rokok dengan pita cukai salah personalisasi sebesar 0,54 persen, rokok dengan pita salah peruntukan 1,05 persen.

"Ini data nasional, untuk seluruh Indonesia," ungkapnya.

Dilanjutkan Agus, pelanggaran ini terjadi sudah menjadi rahasia umum. Motifnya pun sudah diketahui yakni menghindari pembayaran bea cukai yang kemudian dapat merugikan negara. Oleh sebab itu dirinya menginginkan semua barang kena cukai yang beredar, dipastikan sudah membayar cukai.

"Karenakan itu kerugian negara, untuk rokok itukan, bukti lunasnyakan pita cukai. Jadi seperti itu. Misalnya dia punya kemasannya 16 batang, ya bayarlah 16 batang," tegasnya.

Kepala dapertemen penjualan perusahaan umum, Riana Sari mengatakan, bahwa pihaknya yang tergabung dalam konsorsium selalu akan mendukung apapun bentuknya program yang diusulkan oleh Bea Cukai. Termasuk juga dengan adanya keluaran desain terbaru dari pita bea cukai 2019 ini.

"Untuk workshop indentifikasi ini kami mengundang bea cukai untuk memberikan pemahaman lebih dalam kepada pejabat terkait untuk identifikasi pita bea cukai," ungkapnya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayan Bea dan Cukai Kota Pontianak, Dwiyono Widodo mengatakan kegiatan workshop ini diikuti enam kantor, yakni Kanwil Bea Cukai Provinsi, Bea Cukai Kota Pontianak, Sintete, Bea Cukai Entikong, Bea Cukai Jagoi Babang, Bea Cukai Nanga Badau, dan Bea Cukai Ketapang.

Dia menjelaskan usai workshop ini, semua perwakilan akan kembali ke daerah-daerahnya untuk men-training seluruh petugas bea cukai di masing-masing kantornya.

"Biar semua tahu, baru setelah itu sosialiasi ke pasar-pasar bahwa 2019 ini desainnya (pita) berbeda," terangnya. (sms)