Kaum Milenial Pontianak Diminta Rajin Membaca Data

Ponticity

Editor Admin Dibaca : 140

Kaum Milenial Pontianak Diminta Rajin Membaca Data
Karnaval Kebangsaan Millenial Kalimantan Barat 2019
PONTIANAK, SP - Kaum milenial harus bersatu melawan berita bohong karena dapat menggangu situasi Kamtibmas. Berita kebohongan akan memunculkan kebencian antara satu dengan yang lain.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Resort Kota (Kapolresta) Pontianak Kota, Kombes Pol M Anwar Nasir pada kegiatan Karnaval Kebangsaan Millenial Kalimantan Barat 2019. Kegiatan yang dilakukan oleh organisasi Indonesia Bersuara tersebut digelar, Sabtu (23/2).

“Kita harapkan generasi milenial rajin baca data, melihat fakta sehingga tidak akan menjadi korban penyebaran berita hoaks,” ucapnya.

Anwar mengatakan, kegiatan patroli dunia maya juga terus dilakukan kepolisian di seluruh Indonesia, untuk menegakkan UU ITE Nomor 11 tahun 2008.

Ia juga mengapresiasi kegiatan Karnaval Kebangsaan Millenial Kalimantan Barat 2019. Dalam kesempatan ini diharapkan agar kaum milenial bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kaum milenial juga diharapkan menjadi pelopor kebangsaan dan persatuan serta kesatuan bangsa.

Pada kegiatan ini juga ia mensosialisasikan UU Nomor 24 tahun 2009 tentang pengibaran bendera merah putih. Jangan sampai dikibarkan dalam keadaan sobek, kusut, kusam dan luntur. Apabila dikibarkan dalam keadaan tersebut tentunya dapat dipidanakan selama satu tahun dan denda 100 juta.

“Bendera kusam jangan sampai nilai nasionalismenya juga kusam,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia Bersuara, Najib Amrullah mengatakan jumlah peserta yang ikut Karnaval Kebangsaan Millenial Kalimantan Barat 2019 sebanyak 743. Karnaval ini menurutnya bertujuan supaya generasi milenial khususnya di Provinsi Kalbar agar bisa lebih menaati peraturan lalulintas.

Dan juga supaya generasi milenial yang saat ini jumlahnya 34,45 persen dari seluruh masyarakat Indonesia tahu jati dirinya sebagai rakyat Indonesia, dan tahu nilai kebangsaan dan keindonesiaan yang ada. Kegiatan ini juga menyasar kepada siswa ada puluhan sekolah di Kota Pontianak khususnya SMA sederajat yang diundang.

“Sepertiga dari seluruh peserta merupakan siswa SMA sederajat di Kota Pontianak,” ucap Najib

Kegiatan ini di mulai dengan konvoi dari bundaran Digulis menuju Sutoyo lalu menuju jalan Sutoyo lalu ke Jalan M Sohor lalu ke Jalan Sultan Syarif Abdurrahman dan kembali lagi ke bundaran Digulis. Setelah konvoi diakhiri dengan orasi kebangsaan dan pembacaan pernyataan sikap di tugu Digulis Kota Pontianak. (*)