Rabu, 16 Oktober 2019


Bantu Pengobatan Ibu Murid, Seorang Guru Buka Jasa Cuci Motor Antar Jemput

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 2994
Bantu Pengobatan Ibu Murid, Seorang Guru Buka Jasa Cuci Motor Antar Jemput

PENGGALANGAN DANA - Guru dan siswa SMK Immanuel II Pontianak membuka jasa cuci motor di Jalan Nurul Huda. Ini merupakan aksi penggalangan dana untuk pengobatan orangtua murid yang tengah dirawat di rumah sakit.

PONTIANAK, SP - Simpati kepada ibu murid yang sedang mengalami musibah, seorang guru SMK Immanuel II Pontianak, Fredolinus Edo menggalang dana dengan cara membuka jasa layanan cuci motor antar jemput yang dibuka mulai, Kamis (7/3).    

Pelayanan ini dibuka dalam rangka membantu ibu muridnya bernama Hui Swan (49) yang saat ini sedang menderita sakit TBC stadium empat, dan sekarang sedang dirawat di Rumah Sakit Hermina Daan Mogot, Jakarta.    

Edo mengatakan bahwa untuk biaya pengobatan hingga pulih dirasa terlampau besar, mencapai Rp20 juta.    

Berangkat dari itu muncullah inisiatif Edo untuk mengajak murid-muridnya menggalang dana, dengan cara membuka layanan jasa cuci motor antar jemput.    

"Kebetulan mereka libur (anak murid), karena anak kelas 12 USBN, jadi saya ajak mereka galang dana," katanya.    

Untuk tarif pengguna layanan jasa ini, konsumen hanya dipatok seharga Rp15 ribu per motor. Harga itu sudah termasuk biaya antar jemput.    

"Sedangkan rute yang bisa dihandle hanya sekitaran jalan Adi Sucipto, karena rute itu terjangkau dari tempat pencucian motor miliknya, di Jalan Nurul Huda tepat di seberang Indomaret," terangnya.    

Sementara itu, untuk batas terakhir penggalangan ini, disebutkan Edo hingga tanggal 14 Maret 2019.    

"Kita harap hasilnya maksimal, sehingga dapat membantu pengobatan Hui Swan di Jakarta," harapnya.    

Nantinya, hasil layanan jasa cuci motor itu seluruhnya akan diserahkan kepada ibu muridnya.    

Edo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan perwujudan nawacita pendidikan.    

"Kegiatan ini perwujudan dari berbagai aspek, mulai dari religius, gotong royong, integritas, dan juga nasionalis," katanya.        
Kegiatan ini, menurut dia juga sebagai upaya membangkitkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.  

Dirinya menyebut bahwa hal itu bukti bahwa pendidikan berkarakter di sekolahnya berhasil diterapkan kepada para siswa.    

"Buktinya, kepedulian mereka terhadap sesama yang tengah tertimpa musibah bisa tersalurkan dengan bentuk penggalangan dana dan jasa," ucapnya.    

"Jadi kalau ada kawan-kawan yang butuh jasa kami, dan ingin bantu murid saya bisa langsung menghubungi kami," tambah Edo.    

Selain itu, ia juga membuka penggalangan dana melalui nomor rekening BCA 3410 444 215 atas nama Dicky.    

Berikut nomor yang bisa dihubungi untuk layanan cuci motor antar jemput tersebut; 082151713190 (Edo), 085751757361 (Erica), 0895322840312 (Maria), 089677708931 (Melianti) dan 08983002245 (Veren). (sms/bob)