Proyek Pelabuhan Kijing Diharapkan Selesai Tepat Waktu

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 299

Proyek Pelabuhan Kijing Diharapkan Selesai Tepat Waktu
Ist


PONTIANAK, SP - Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengharapkan agar proses pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing yang ada Kabupaten Mempawah bisa selesai tepat waktu.

"Saya mengapresiasi terhadap proyek pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing ini sangat cepat, dan saya berharap pembangunan pelabuhan tersebut selesai tepat waktu," kata Sutarmidji, kemarin.   
  Sebelumnya, Gubernur Kalbar, Sutarmidji bersama Kapolda Irjen Pol. Didi Haryono melakukan peninjauan Pelabuhan Internasional Kijing Mempawah.      

Dalam kunjungan itu, rombongan disambut Bupati Mempawah, Gusti Ramlana  dan perwakilan PT. Pelabuhan Indonesia II (Pelindo) M Nur Utomo.   Midji mengaku sudah melihat progres perkembangan pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing.  

 "Kegiatan pembangunan ini tidak ada hambatan, saya minta permasalahan dengan nelayan segera terselesaikan, dan Pelindo harus juga memenuhi janjinya kepada masyarakat segera cepat diselesaikan," tuturnya.  

 Sebelumnya, perwakilan PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo), M Nur Utomo mengatakan, telah mendapatkan arahan langsung dari gubernur terkait dengan percepatan pembangunan tersebut.   

 "Dampak sosial masyarakat dari pembangunan pelabuhan ini satu di antara arahan yang kami dapatkan dari gubernur, bagaimana cara penyelesaian dengan baik," kata M Nur Utomo.  

 Menurutnya dampak sosial masyarakat menjadi kendala utama dalam pembangunan pelabuhan ini, sebab ada beberapa jadwal yang sudah disepakati antara pihaknya dengan masyarakat yang masih tertunda.   "Untuk penyelesaian dampak sosial masyarakat rencananya kita bulan April akan diselesaikan," tuturnya.  

 Sedangkan progres pembangunan, M Nur Utomo menambahkan untuk pemancangan pilar di sisi laut proyek tersebut sudah dilakukan, dan pihaknya sudah mengkonsolidasikan perkuat tanah pembangunannya.   "Kita memperkirakan rampung proyek pembangunan ini di tahun 2020 sudah bisa beroperasi tahap pertama," katanya. (iat/ant/bob)

Komentar