TNI AL Bangun Kapal di Kota Pontianak

Ponticity

Editor Admin Dibaca : 2063

TNI AL Bangun Kapal di Kota Pontianak
MENINJAU - Jajaran penjabat TNI AL meninjau pembuatan kapal di PT Steadfast Marine, Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Jumat, (15/3) pagi. IST
PONTIANAK, SP - Pemenuhan Alustista merupakan prioritas penting dalam pembagunan kekuatan TNI AL dalam melakukan kegiatan  operasi di wilayah perairan teritorial Indonesia.    

Untuk itulah, sesuai dengan perencanaan Strategis 2019, TNI Angkatan Laut kembali membangun dua buah kapal KAL 28 Meter, sebanyak dua buah bekerja sama dengan PT Steadfast Marine Tbk Pontianak.    

Bertempat di PT Steadfasy Marine, Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara, Jumat, (15/3) pagi, digelar penandatanganan berita acara Keel Laying KAL (Kapal Angkatan Laut) 28 Meter.    

Tak hanya itu, kegiatan juga dilanjutkan dengan kegiatan pengelesan pertama kali rangka kapal yang langsung dipimpin oleh Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Moelyanto dan Kepala Dinas Material TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo yang disaksikan oleh para undangan sebagai awal pembuatan kapal.    

Dalam amanatnya, Kepala Dinas Material TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Budi Sulistyo, menerangkan bahwa kegiatan ini pada  umumnya kegiatan  keel laying dilakukan sebelum pelaksanaan pembangunan kapal.    

"Pembangunan kapal ini merupakan kegiatan terencana dan spesifik, karena melalui tahapan-tahapan kegiatan yang diawali dengan penentuan-penentuan Operasional Recrutment (Opsrec), penentuan Spesifikasi Teknik (Spektek) pembuatan desain sampai dengan pembangunan kapal itu sendiri," terangnya.    

Dirinya menuturkan, pembangunan kapal KAL 28 Meter  merupakan perencanaan strategis TNI, guna pemenuhan Alustista, yang merupakan prioritas penting dalam membangun kekuatan.    

"Pembangunan KAL 28 merupakan realisasi dari perencanaan strategis, guna melengkapi kekuatan unsur yang telah ada dan sekaligus komitmen TNI Angkatan Laut dalam pemberdayaan industri dalam negeri," katanya.    

Laksamana Pertama Budi menuturkan, bahwa KAL 28 Meter ini, merupakan kapal yang memiliki fungsi asasi  sebagai kapal patroli. Dinilai mampu melaksanakan operasi di wilayah teritorial Indonesia.    

Dirinya menjelaskan, pengadaan  KAL 28 Meter oleh PT Steadfast Marine, dilaksanakan sesuai dengan  kontrak pengadaan Dismatal TA 2019 dengan  waktu efektif pengerjaan selama 11 bulan.    

Dalam proses pembangunan itu pun, kata dia, juga dikendalikan tim TIM Pengawasan Satgas, dan Biro Klasifikasi Bareau Veritas (BV).    

Tak hanya itu, secara terjadwal juga dilaksanakan pengawasan secara berkala dengan tim Kelaikan Material (TKM) dari Dinas Kelaikan TNI Angkatan Laut untuk menjamin  kualitas pekerjaan.    

Dirinya berharap proses pembangunan kapal KAL 28 Meter ini dapat terlaksana dengan baik, lancar dan tepat waktu serta bermutu untuk memberi manfaat yang besar dalam upaya mempertahankan kedaulatan NKRI.    

Selain itu, kegiatan juga turut dihadiri langsung oleh Asisten Logistik Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Moelyanto, Wakil Asisten Perencanaan Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Rahmat Eko Raharjo,  Kepala Dinas Kelaikan Material TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Ika Irwanto, Kepala Dinas Pengadaan TNI Angkatan Laut, Laksamana Pertama TNI Prasetya Nugraha, Komandan Lantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama Greg. Agung W.D., beserta jajaranya. (*/bob)