Prabowo Janjikan Gelar Untuk Sultan Hamid II

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 789

Prabowo Janjikan Gelar Untuk Sultan Hamid II
Pidato Kebangsaan Prabowo menggelar pidato kebangsaan di Istana Kadriah Pontianak, Minggu (17/3). (dino/suara pemred)
 PONTIANAK, SP - Ribuan massa simpatisan calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto, memenuhi komplek Kesultanan Kadriah Pontianak. Kehadiran ribuan massa ini dalam acara silaturahmi akbar, penganugerahan gelar dan pidato kebangsaan Prabowo Subianto.  

Di hadapkan ribuan simpatisannya, Prabowo Subianto menjanjikan gelar kepada Sultan Hamid II yang pernah sebagai Menteri Negara Zonder Portofolio, dan selama jabatan menteri negara itu pula dia ditugaskan Presiden Soekarno merencanakan, merancang, dan merumuskan gambar lambang negara.

Sampai saat ini, penganugerahan gelar Pahlawan Nasional bagi Sultan Hamid II masih belum dilakukan. Karena sebagian orang masih menganggap Sultan Hamid II melakukan kesalahan.

“Nanti kita akan periksa segera, insya Allah jika saya jadi presiden akan kita kukuhkan gelarnya,” ucap Prabowo Subianto saat memberikan pidato kebangsaan di Halaman Kesultanan Kadriah Pontianak, Minggu (17/3).

Prabowo membenarkan jika yang merancang lambang negara Indonesia adalah Sultan Hamid II. Lambang negara tersebut yang saat ini dijadikan sebagai lambang pemersatu bangsa Indonesia.  

Dirinya juga menyampaikan, memang sistem Indonesia adalah republik tapi kesultanan dan kerajaan adalah bagian dari sejarah Indonesia, adat Indonesia dan nenek moyang. Saat ini Sultan memang tidak punya wewenang politik, tapi Sultan memegang adat, sejarah dan pengawal budaya.

“Jika terpilih saya akan memugar istana-istana di seluruh Indonesia supaya menjadi kebanggaan,” kata Prabowo.

Sebelumnya, Sultan Kesultanan Kadriah Pontianak, Syarif Mahmud Melvin Alkadrie dalam sambutannya mengatakan, sudah sekian lama supaya diakui lambang negara yang diciptakan Sultan Hamid II. Namun, sampai saat ini belum mendapatkan gelar.   Dirinya berharap Prabowo bisa memperjuangkan gelar kepada pencipta lambang negara Republik Indonesia.

“Semoga Prabowo bisa mengakui lambang negara yang diciptakan Sultan Hamid II,” kata Syarif Mahmud Melvin Alkadrie.


Kemudian dirinya juga berharap, jika Prabowo terpilih ada perubahan nama Bandara Supadio Kubu Raya, agar bisa diubah menjadi Bandara Sultan Syarif Abdurrahman.

Ia berharap kedatangan Prabowo Subianto di Kalbar, semoga memberikan dampak baik bagi masyarakat. (din/lis)