Wagub Kalbar, Ria Norsan Aktifkan Posko Siaga Karhutla

Ponticity

Editor Mul Dibaca : 86

Wagub Kalbar, Ria Norsan Aktifkan Posko Siaga Karhutla
POSKO - Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengaktifkan Posko Penanganan Bencana Asap Akibat Karhutla di Kalimantan Barat Tahun 2019, di Kantor BPBD Provinsi Kalbar, Selasa (19/3).
PONTIANAK, SP - Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan secara resmi mengaktifkan Posko Penanganan Bencana Asap Akibat Karhutla di Kalimantan Barat Tahun 2019, di Kantor Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, Selasa (19/3).      

Adapun posko penanganan di antaranya Posko Utama, Posko Pendamping dan Posko Lapangan dalam rangka siaga darurat.      

Di mana Pengaktifan Posko tersebut, didasari keluarkannya Surat Keputusan Nomor 155 dan Surat Keputasan Nomor 156 dari Gubernur Kalaimantan Barat (Kalbar) tekait Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).      

"Pembentukan posko penangangan Karhutla tersebut, merupakan bukti komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar yang sudah siap melakukan pencegahan dan menangulangi Karhutla di Kalbar," ujar Norsan.      

Mantan Bupati Kabupaten Mempawah itu juga menyebutkan, di Kalbar saat ini titik api masih bisa diatasi. Karena belum masuk pada musim kemarau.      

"Untuk saat ini berdasarkan data BMKG di Kalbar, ada tiga titik api, namun bisa ditanggulangi. Sebab curah hujan masih terjadi di bulan Maret ini," ungkapnya.      

Norsan melanjutkan, adapun prediksi masuknya musim kemarau akan terjadi di bulan Mei mendatang. Oleh karena itu, pihaknya saat ini sedang aktif berkoordinasi untuk mempersiapkan penanganan kabut asap Karhutla, terlebih saat ini pemda sudah melakukan konsolidasi dengan instansi untuk melakukan persiapan.       

"Dipredeksi titik panas akan banyak di bulan Mei mendatang, maka dari sekarang kita sudah persiapkan diri. Selain itu, siaga daruratnya sudah disampaikan ke BNPB pusat. Apabila terjadi kabut asap dan Karhutla kita bisa minta datangkan bantuan dari Pemerintah Pusat untuk bersama-sama menaganinya," tuturnya.      

Sebagaimana diketahui Kalbar adalah salah satu wilayah yang setiap tahun terjadi bencana kabut asap dikarenakan Karhutla. Oleh karena itu, ia menyadari betul perlu ada kesigapan semua elemen untuk mengatasi persoalan tersebut.       

"Nantinya BPBD provinsi Kalbar bersama TNI-Polri dan intansi terkait akan melakukan pemetaan desa yang dianggap rawan Karhutla serta memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan saat membuka lahan perkebunan mereka," pungkasnya. (iat/bob)