Cara Oso Bangun Bangsa dan Negara dengan Lima 'S'

Ponticity

Editor Shella Rimang Dibaca : 232

Cara Oso Bangun Bangsa dan Negara dengan Lima 'S'
Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang
PONTIANAK, SP - Polda Kalbar menggelar dialog kebangsaan lintas etnis Se-Kalimantan Barat, di lantai dasar mapolda Kalbar, Sabtu (23/3).

Dalam kegiatan tersebut mendatangkan Ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang atau lebih akrab dipanggil Oso.

Dalam pidatonya, ia mengingatkan kepada peserta dialog dalam membangun bangsa dan negara harus ingat lima 'S'. Yakni harus memiliki strategi, harus memiliki structure, skill atau kemampuan, sistem, dan tentunya speed dan target.

Lima komponen ini, dijelaskan dia belajar dari Muhammad Akil, bapak dari bupati terpilih kabupaten Kubu Raya, Muda Mahendrwan. Yang merupakan teman seperjuangannya sewaktu muda.

Begitu juga dalam memilih pemimpin. Selain menguasai lima komponen ini, Oso menjelaskan tidak ada satu orang pun pemimpin yang bisa jadi begitu saya. Harus punya proses panjang dan pengalaman lika-liku perjuangan.

"Pemimpin itu tidak bisa diciptakan namun dilahirkan. Pemimpin yang benar adalah pemimpin yang dilahirkan. Karena ketika satu pemimpin diciptakan maka akan diatur oleh orang. Tapi ketika pemimpin dilahirkan maka dia akan diatur oleh alam," jelasnya.

Selain Kapolda Kalbar, Didi Haryono sebagai tuan rumah, dialog kebangsaan dengan tema besar 'Ngopi lok Bareng Bang Oso' juga dihadiri Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrwan serta seluruh perwakilan organisasi lintas etnis di Kalbar. (sms)