Pemekaran Provinsi Kapuas Raya Bukan Komoditas Politik

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 132

Pemekaran Provinsi Kapuas Raya Bukan Komoditas Politik
ilustrasi
PONTIANAK, SP - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menepis pemekaran Provinsi Kapuas Raya, disebut sebagai komoditas politik. Pemekaran ini bertujuan untuk percepatan pembangunan Kalbar yang punya batas negara 970 kilometer lebih dengan negara lain.

"Jangan dianggap komoditas politik. Saya sudah jadi Gubernur," katanya ditemui usai acara Ngopi Lok bareng Bang Oso di Mapolda Kalbar, Sabtu (23/3). 

Meski baru menjabat Gubernur Kalbar selama 6 bulan, dirinya mengaku sudah mempersiapkan perencanaan dan detail, bentuk gedung DPRD dan kantor Gubernur Kapuas Raya.

Dia memaparkan, akan membuat pernyataan bahwa Pemerintah Provinsi induk siap menyiapkan anggaran operasional, untuk Provinsi Kapuas Raya persiapan. Rencana tersebut, bahkan sudah sampai ke telinga Presiden RI, Joko Widodo.

"Kami sudah memperbaharui kesepakatan dengan lima bupati dan ketua DPRD di lima wilayah Kapuas Raya. Saya sudah sampaikan semuanya ke Presiden, dan insyaallah beliau nanti akan memberikan jawaban," terangnya.

Sementara terkait moratorium, tidak akan menghalangi realisasi pembentukan Provinsi Kapuas Raya. Menurutnya, moratorium tersebut bersifat sementara dan tidak permanen.

Dirinya mengatakan, moratorium tidak boleh diartikan sebagai suatu pemberhentian pemekaran. Tapi pemberhentian sementara karena kemarin masalah anggaran. Masalah anggaran semuanya dirinya menyampaikan siap. Pagunya pun sudah disiapkan sesuai dengan PAD yang diperoleh dari lima daerah pemekaran itu. 

“Nilainya kurang lebih Rp 300 miliar," ungkapnya.

Midji meyakini, pemekaran Provinsi Kapuas Raya ini bisa terbentuk di masa jabatannya. Dirinya mengatakan, akan diupayakan di masa jabatannya. Dirinya yakin hal tersebut akan terbentuk. 

Menurutnya, amanat presiden untuk Kapuas Raya sudah ada, persetujuan Komisi II DPR RI, sudah ada.

Pemekaran Provinsi Kapuas Raya juga didukung oleh Wakil Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Oesman Sapta. 

"Saya dukung sekali apa yang disampaikan Sutarmidji tentang Kapuas Raya. Saya dukung," ujar OSO singkat. (din/lis)