Kamis, 19 September 2019


Imigrasi Pontianak Bentuk Tim Pora Kecamatan

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 156
Imigrasi Pontianak Bentuk Tim Pora Kecamatan

TIM PORA - Imigrasi Kelas I TPI Pontianak membentuk Tim Pengawasan Orang Asing tingkat kecamatan, di Hotel Mercure, Kamis (28/3). SUARA PEMRED / DINO

PONTIANAK, SP - Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pontianak membentuk Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) tingkat kecamatan se - Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, di Hotel Mercure, Kamis (28/3). 

Pembentukan Tim Pora tersebut sebagai bentuk peningkatan pengawasan yang dilakukan oleh Imigrasi Kelas I TPI Pontianak.

Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah (kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Provinsi Kalbar, Husni Thamrin mengatakan, saat ini pihaknya sedang membangun Tim Pora sampai ke tingkat kecamatan. 

Hingga dengan hari ini menurutnya sudah hampir 90 persen seluruh kecamatan di Kalbar sudah terbentuk Tim Pora.

“Pembentukan Tim Pora ini untuk pengawasan orang asing yang terkoordinir imigrasi, atas dasar instansi dan lembaga terkait,” terang Husni. 

Ia mengatakan, fungsi Tim Pora sampai ke tingkat kecamatan utamanya, kalau terjadi satu tindakan atau perbuatan dari orang asing yang mencurigakan, maka segera dapat menginformasikan. Tim Pora itu di dalamnya bukan hanya imigrasi. Namun, imigrasi selaku koordinator. Di dalam Tim Pora ada polisi, camat, danramil dan instansi lainnya. 

“Jadi kalau ada hal-hal yang mencurigakan, segera dilaporkan kita bertindak bersama sesuai dengan fungsinya masing-masing,” jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Adhar mengatakan, pembentukan Tim Pora ini dalam rangka pengawasan kepada kegiatan orang asing, supaya lebih efektif, karena Camat, Polres, Polsek dan Koramil ini adalah ujung tombak yang paling terdepan memberikan informasi terhadap keberadaan kegiatan orang asing.

“Terbentuknya Tim Pora tingkat kecamatan ini diharapkan, alur informasi arus lalu lintas antara imigrasi dengan perangkat Kecamatan,” ucapnya. 

Kemudian dilibatkannya Polsek dalam Tim Pora, guna memaksimalkan informasi dan pengawasan terhadap keberadaan orang asing. Ia juga mengatakan, jumlah Tim Pora kecamatan berasal dari unsur Camat, Koramil, Danramil, Polsek se-kota Pontianak. 

"Camat memegang peran pencatatan penduduk. Camat yang menentukan seseorang berhak atau tidak punya KTP atau kemudian mungkin ada perkawinan yang dilakukan oleh orang asing," kata dia. (din/bob)