Senin, 23 September 2019


Lifter Putri Kalbar Raih Emas dan Pecahkan Rekor

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 70
Lifter Putri Kalbar Raih Emas dan Pecahkan Rekor

JUARA – Lifter Kalbar, Lilis Suryaningsih (tengah) menyabet medali emas pada kejuaraan Asian Equipped Powerlifting Championship 2019 di Hongkong, Senin (22/4).

Prestasi membanggakan berhasil diraih lifter putri angkat berat Indonesia asal Kalbar, Lilis Suryaningsih. Gadis 19 tahun yang turun di kelas 52 kg ini, menyabet medali emas pada kejuaraan Asian Equipped Powerlifting Championship 2019 di Hongkong, Senin (22/4). 

"Alhamdulillah dapat medali emas dan memecahkan rekor senior dan junior untuk Indonesia," kata Lilis, saat dihubungi Suara Pemred, Selasa (23/4).

Atas keberhasilannya ini, Lilis menyampaikan ucapan terima kasih kepada pelatih, rekan sesama atlet angkat berat, keluarga, dan pihak-pihak yang mendukungnya. Hasil ini, tentunya membanggakan Kalbar dan Indonesia di dunia angkat berat internasional.

"Tentunya saya akan terus berlatih lebih keras lagi, untuk menuju kejuaraan-kejuaraan nasional dan internasional lainnya. Saya berharap, dukungan semua pihak," ujarnya.

Ketua Pengprov PABBSI Kalbar, Ahmadin Umar mengatakan, keberhasilan Lilis tidak lepas dari latihan keras atlet dan strategi pelatih. Setiap pertandingan internasional, pastinya melawan para atlet terbaik dari negara lain.

"Kejuaraan tingkat Asia, pasti lawannya berat. Ada dari Taiwan, China, dan negara lainnya, sehingga perlu adu strategi," tutur Ahmadin. 

Medali diperoleh Lilis untuk jenis angkatan squat, dengan rekor Asia senior dan junior di 185 kg. Lilis mampu meraih angkatan 186 kg. Sementara untuk bench press di angka 96 kg, dead lift 175 kg, dengan rekor Asia 195 kg. 

"Lilis coba angkatan 196 kg, sudah kena sebetulnya, tapi sebelum down, Lilis sudah keburu jatuh dulu sehingga batal. Seharusnya rekor tiga angkatan itu bisa. Jadi karena sudah aman Lilis coba untuk rekor senior," ujarnya.

"Saya terima kasih atas doa-doa masyarakat kepada pengurus Koni yang selama ini turut memotivasi kita," imbuhnya.

Dia berharap Lilis dapat meningkatkan rekor angkatan. 

"Untuk angkatan squat-nya saya harapan bisa 200 kg, Lilis bisa mempertahankan, karena untuk di Indonesia angkatan 185 kg ada Jawa Barat ada Lampung, makanya kita perlu kerja keras di PON," ujarnya.

Ketua KONI Kalbar, Fachrudin Siregar turut bangga atas raihan lifter putri Kalbar tersebut. 

"Tentunya prestasi yang luar biasa, atlet Kalbar bisa meraih emas dan bahkan memecahkan rekor tingkat Asia," ujarnya.

Prestasi ini membuat atlet Indonesia khususnya Kalbar makin diperhitungkan. Apa yang diraih Lilis diharap memotivasi atlet lain untuk berprestasi.

Atlet PABBSI Kalbar memang senantiasa disiplin berlatih di kawasan KONI Kalbar. KONI Kalbar juga turut memfasilitasi keberangkatan Lilis, di samping inisiasi PB PABBSI.

“Keberhasilan Lilis Suryaningsih tentunya layak mendapat penghargaan, karena prestasinya di level internasional,” katanya. 

Saat ini, KONI Kalbar ini fokus persiapan untuk pra PON dan PON. Terlebih anggaran terbatas. Namun perkara bonus atlet, akan diupayakan kerja sama dengan pihak lain agar atlet makin semangat.

"Kita fokus di PON ya, karena ini kejuaraan Asia, ranahnya PB PABBSI. Seharusnya memang terkait bonus buat atlet, diberikan dari pusat," ujarnya. (aep mulyanto/balasa)