Senin, 23 September 2019


Maman Janji Perjuangkan Amanah Masyarakat Kalbar

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 631
Maman Janji Perjuangkan Amanah Masyarakat Kalbar

Maman Abdurahman

PONTIANAK, SP – Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Kalimantan Barat, Maman Abdurrahman dipastikan kembali menduduki jabatannya, setelah mendapatkan suara sebanyak 108.520 suara di Dapil Kalbar 1, berdasarkan Pleno Rekapitulasi Suara yang telah dilakukan di tingkat KPU Kalbar.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kalbar, insaallah amanah yang diberikan akan saya perjuangkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (12/5).

Maman merupakan legislator termuda di Partai Golkar dan dan dari seluruh calon legislatif dari Dapil Kalbar, yang berhasil mencapai karir politik ke senayan. Usia muda, kata Maman sebenarnya bukan halangan untuk berkarya di bidang politik.

“Anak muda Kalbar harus mampu membuktikan karir politik di pangung nasional. Buktikan bahwa yang muda pun bisa berkarya untuk memberikan kontribusi besar bagi daerah kita,” katanya.

Keberhasilannya dalam karir politik, diharapkan Maman dapat memacu kalangan muda di Kalbar untuk tidak takut bermimpi meraih cita-cita. Jika awalnya gagal, jangan menyerah.

“Kegagalan merupakan syarat awal kita untuk tahu rasanya berhasil,” tegasnya.

Beberapa program, lanjut Maman telah ia rancang untuk memajukan Kalbar. Beberapa poin yang masih menjadi perhatiannya masih terkait persoalan infrastruktur.

“Masih banyak infrastrukur di pedalaman Kalbar yang belum sesuai dengan harapan kita,” tegasnya.

Program lain adalah meningkatkan sumber daya manusia di Kalbar dengan cara untuk mendapat pendidikan layak dan menyediakan lapangan kerja yang mumpuni.

“Posisi saya di anggota dewan adalah bagaimana meningkatkan anggaran pendidikan untuk memenuhi hal tersebut,” jelasnya.

Program lainnya, kata Maman yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota DPR RI di Komisi XII yang membidangi energi, pertambangan dan sumber daya mineral adalah meningkatkan potensi sumber daya alam di Kalbar.

“Kita juga harus dorong percepatan political will dari pemerintah pusat untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir di Kalbar, dan kita punya potensi uranium di Melawi. Selain tentunya mempercepat pembangunan PLTU di Kalbar,” ungkapnya.

Maman juga berencana untuk menarik pengelolaan gas di Kepulauan Riau nantinya dilakukan di wilayah Kabupaten Sambas. Jika ini teralisasi, potensi penyerapan tenaga kerja di Kalbar akan sangat banyak.

“Ini isu besar yang akan terus kita angkat, jika tidak kita dorong, siapa lagi,” pungkasnya. (jee)