Diskumdag Sidak Horeka Pakai Elpiji Subsidi

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 79

Diskumdag Sidak Horeka Pakai Elpiji Subsidi
GUNAKAN ELPJI SUBSIDI - Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo menemukan rumah makan di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Pontianak Kota masih menggunakan elpiji non subsidi saat sidak Horeka (sektor usaha hotel, restoran dan kafe), Kamis (16/5).
PONTIANAK, SP –  Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah makan atau restoran dan kafe-kafe yang masih menggunakan elpiji subsidi, Kamis (16/5). Sidak kali ini fokus di Jalan Dr Wahidin, Kecamatan Pontianak Kota. 

Sidak ini merupakan langkah Diskumdag untuk melakukan pembinaan, pengendalian dan pengawasan terhadap Horeka (Sektor Usaha Hotel, Restoran dan Kafe) di wilayah Kota Pontianak, terutama melakukan sosialisasi tentang penggunaan elpiji tiga kilogram, agar pihak-pihak ini secara sadar mau mengganti ke elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5 kilogram dan 12 kilogram.

Hal tersebut disampaikan Kepala Diskumdag Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo usai melakukan sidak dan sosialisasi di salah satu rumah makan. Kata dia, pemilik rumah makan yang didatangi bersedia beralih menggunakan elpij nonsubsidi, yakni Bright Gas 5,5 kilogram.

"Yang paling penting, dari sosialisasi tersebut pemilik rumah makan mau mendukung program pemerintah, yakni bagi yang sudah mampu agar beralih ke elpiji nonsubsidi, karena mereka tidak termasuk usaha mikro lagi," ujarnya.

Dirinya berharap langkah ini bisa menjadi contoh kepada pemilik rumah makan, restoran dan kafe-kafe dan lainnya untuk juga menggunakan elpii nonsubsidi.

Selain itu, dirinya menegaskan bahwa elpiji tiga kilogram atau subsidi khusus untuk usaha mikro dan rumah tangga tidak mampu, sehingga di luar itu tidak berhak menggunakannya. 

Oleh karena itu. dari agen atau pangkala elpiji juga semestinya harus selektif dalam menjualnya, sehingga gas ini tepat sasaran.

Sementara itu, Sales Axecutive Elpiji Pertamina Pontianak, Yodha Galih mengatakan pihaknya bersama Diskumdag Kota Pontianak melakukan penyuluhan terhadap Horeka agar pemilik rumah makan mau beralih k elpiji nonsubsidi, dari yang sebelumnya masih menggunakan elpiji tiga kilogram.

Penukaran gas ini, kata dia, dilakukan secara gratis tanpa ada pungutan biaya tambahan. 

“Di bulan Ramadan ini, kami melakukan pembinaan, juga memberikan potongan harga kepada mereka," ungkapnya.

Terkait dengan sanksi bagi pemilik rumah makan maupun restoran yang masih bandel menggunakan gas elpiji subsidi, maka pihaknya akan sepenuhnya menyerahkan hal tersebut ke Diskumdag Kota Pontianak untuk melakukan langkah selanjutnya.

Dirinya mengimbau kepada para pemilik Horeka agar secara sukarela untuk berpindah menggunakan elpiji nonsubsidi. 

"Elpiji subsidi itu peruntukannya untuk UMKM atau masyarakat yang tidak mampu, sementara mereka (Horeka) tidak berhak menggunakannya," tutupnya. (sms/bah)