Senin, 16 Desember 2019


Janji Lengkapkan RS Peralatan Canggih

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 131
Janji Lengkapkan RS Peralatan Canggih

ALAT KESEHATAN - Seorang perawat memperhatikan fasilitas alat kesehatan saat peresmian Rumah Sakit. Fasilitas alat kesehatan yang canggih diharapkan dapat mendukung optimalisasi penanganan pasien.

PONTIANAK, SP – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berjanji akan memberikan pelayanan terbaik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedarso Kalbar dengan melengkapkan seluruh peralatan canggih yang dibutuhkan rumah sakit.

Hal ini ditegaskannya ketika mendapatkan laporan banyak pasien yang memilih layanan di klinik para dokter yang bertugas di RSUD Soedarso ketimbang berobat ke RSUD Soedarso. 

"Nanti alat kita lengkapi dengan selengkap-lengkapnya. Kita tanding dengan alat praktek pribadi (dokter). Kita buat pelayanan yang bagus," janji Sutarmidji, kemarin. 

Pernyataan Sutarmidji itu disampaikannya saat melantik Direktur RSUD dr Soedarso,
Yuliastuti Saripawan dan Direktur RSJ Sungai Bangkong, Wilson di Balai Petiti Kantor Gubernur Provinsi Kalbar, Kamis (16/5). 

Sutarmidji menyatakan keseriusannya untuk terus melakukan pembenahan terhadap pelayanan rumah sakit Soedarso. Hal tersebut sesuai dengan keinginannya yang berkomitmen untuk menjadikan RSUD Soedarso sebagai pilihan utama masyarakat Kalbar. 

"Direktur yang baru harus mengubah dan membenahi seluruh layanan di RSUD Sodaraso," ujarnya.

Midji juga menyoroti sejumlah fasilitas di RSUD Soedarso yang perlu ditata agar dapat memberikan kenyamanan pada pasien yang datang berobat, termasuk soal penataan lingkungan yang harus bersih pula.

"Ruang ICU harus ditata dengan baik. Gedung Soedarso yang lama harus direhab untuk dijadikan IGD. Karena IGD yang sekarang ini sudah tak layak, hanya mampu menampung beberapa orang saja," ujarnya.

Dirinya berharap kedepan terdapat perubahan yang sangat signifikan terhadap pelayanan rumah sakit soedarso sehingga dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Saya betul-betul serius ngurus Soedarso, sekiranya ada yang menghambat kasih tahu saya. Siapapun yang mau menghambat adalah orang yang tidak mau memberikan kesejahteraan kepada masyarakat," ujarnya.

Ke depan, mesti ada perubahan pelayanan RSUD Soedarso kepada pasian yang datang berobat. 

"RS Soedarso suntuk lihatnye, harusnya masyarakat dilayani dengan senyum dan harus dengan hati. Kasih tau perawat dan dokter yang tidak melayani dengan hati, suruh ke tempat lain," ungkap Midji. 

Sedangkan RSJ Sungai Bangkong, Sutarmidji mengatakan kalau ia sedang menyiapkan akreditasi. Kepada direktur yang baru, Midji meminta mengkaji pelayanan rawat inap di RSJ Sungai Bangkong, rawat jalan dan terapi untuk ketergantungan obat. 

"Tahun depan kita bangun ruang rawat inap tambahan, disiapkan apa yang menjadi prioritas seperti dapur," tuturnya. 

Ke depan, lanjut Midji, akan ditambahkan terkait tempat praktek dan mess dokter dan tenaga medis yang kurang. 

“Kaji masalah pembiayaan dalam rangka meningkatkan kualitas penanganan serta harus ada pemberdayaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya,” katanya. (iat/bah)