Sediakan 6.000 Paket Sembako

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 70

Sediakan 6.000 Paket Sembako
PAKET SEMBAKO – Warga membeli paket sembako saat operasi pasar murah. Operasi tersebut sangat membantu warga memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari lantaran harga yang ditawarkan di bawah pasaran.
PONTIANAK, SP – Sejumlah 6.000 paket sembako murah dijual pada operasi pasar murah yang digelar Pemerintah Kota Pontianak di Kantor Camat Pontianak Barat, Selasa. Paket sembako murah tersebut adalah kontribusi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dan BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) serta pengusaha yang ada di Kota Pontianak.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo. Kegiata itu sedianya dibuka oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Namun, karena Edi ada urusan lain, maka pasar murah dibuka oleh Haryadi. 

Dia mengatakan bahwa jumlah paket sembako yang disediakan pada tahun ini meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 4.500 paket semabko. 

Paket tersebut berisi minyak goreng dua kilo, gula pasir dua kilo dan beras lima kilo yang senilai Rp 100 ribu, , akan tetapi masyarakat kurang mampu cukup membeli seharga Rp 50 ribu. 

"Subsidi dari para BUMN dan BUMD senilai lima puluh ribu rupiah per paket," jelasnya.

Dikatakan bahwa operasi pasar murah yang difasilitasi Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak merupakan kerja sama dengan BUMN dan BUMD serta pelaku usaha yang ada di Kota Pontianak yang memiliki perhatian kepada masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Pontianak.

"Paket tersebut bisa dibeli masyarakat di bawah harga pasar karena telah disubsidi BUMN, BUMD dan pelaku usaha," katanya.

Dirinya mengatakan pasar murah bertujuan membantu masyarakat dengan kategori miskin dan sangat miskin yang tersebar di enam Kecamatan di Kota Pontianak. 

Operasi pasar murah serupa juga akan dilakukan di titik lainnya. Ia mengatakan pada 21 Mei dari pukul 09.00 wib hingga 12.00 wib pasar murah digelar di Kecamatan Pontianak Barat dan Pontianak Kota. 

Kemudian pada 22 Mei akan dilaksanakan di Kecamatan Pontianak Timur dan Utara. Serta 23 Mei di Kecamatan Pontianak Selatan dan Tenggara.

Untuk jumlah setiap kecamatan masing-masing dibedakan. Di Kecamatan Pontianak Barat dan Timur masyarakat kurang mampu lebih banyak ketimbang Kecamatan Pontianak Selatan, Tenggara dan Kota. 

"Di Pontianak Barat kurang lebih ada 1.110 paket yang dibagikan," katanya.

Dalam pembelian setiap kepala keluarga hanya diperbolehkan satu paket. Namun, jika dilihat ada yang membawa lebih dari satu paket itu merupakan keluarga para penerima. Pembagian paket sembako murah ini melalui kupon yang telah dibagikan oleh pihak kelurahan masing-masing.

Sementara itu salah seorang warga, Hamdiah mengatakan sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Dirinya memanfaatkan pasar murah ini untuk persediaan sembako di rumah. Ia juga mengatakan kehidulan sehari-harinya juga banyak dibantu oleh pemerintah mulai dari listrik hingga air PDAM.

"Alhamdulillah saya merasa sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini," ucapnya.

Hamdiah mengatakan dalam mencukupi kehidupan sehari-hari ia biasa mengandalkan beras yang diberikan pemerintah melalui Bulog. Dengan pasar murah ini tentu ia tidak perlu membeli barang dengan harga tinggi.

Kemudian warga lainnya, Misti mengatakan sangat beruntung dengan adanya pasar murah ini. Dirinya juga sangat terbantu karena sembako yang disediakan di operasi pasar murah lebih murah dari yang dijual di pasar. Ia berharap kedepannya operasi pasar murah seperti semakin rutin digelar.

"Semoga kedepannya semakin sering pasar murah seperti ini," harapnya. (din/bah)