Siagakan 707 Personel Amankan Kota

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 71

Siagakan 707 Personel Amankan Kota
APEL – Personel Polda Kalbar, Kodam XII Tanjungpura serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Pontianak melaksanakan Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kapuas 2019 dan Kesiapan Pengaman Sidang PHPU 2019 di alun-alun Kapuas, Kamis (13/6) pagi.
Meskipun sempat diguyur hujan, Polda Kalbar, Kodam XII Tanjungpura serta jajaran pejabat Pemerintah Kota Pontianak tetap melaksanakan Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Kapuas 2019 dan Kesiapan Pengaman Sidang PHPU 2019 di alun-alun Kapuas, Kamis (13/6) pagi. 

Disampaikan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono apel konsolidasi ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Ketupat yang dilaksanakan sejak 19 Mei hingga hari ini. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan pengamanan selama arus mudik dan balik selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, terutama di wilayah Kalbar. 

Tidak hanya itu, operasi ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di Kalbar. 

"Kejahatan-kejahatan yang menonjol itu tidak ada, serta stabilitas harga ketersediaan bahan pokok (bapok) semuanya bisa terkendali," ungkapnya. 

Dilanjutkan, keberhasilan ini bukanlah semata berkat Polda Kalbar, Kodam XII Tanjungpura serta jajaran pejabat Pemkot Pontianak, namun merupakan hasil kerjasama seluruh komponen masyarakat, terutama dalam memberi informasi-informasi, dan tetap menjaga stabilitas dari Kamtibmas hingga stabilitas harga dan ketersediaan bapok. 

Selain itu, pada kegiatan ini juga sekaligus mempersiapkan terkait dengan persiapan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Dalam hal itu, setidaknya 707 personel gabungan personel Polda Kalbar dan Kodam XII Tanjungpura disiagakan. Seluruh personel ini dibagi menjadi lima kompi. 

Kata Didi, seluruh personel ini nantinya akan ditempatkan di setiap mako-mako, terutama di KPU, Bawaslu. Meskipun begitu, dirinya yakin bahwa Kalbar akan tetap kondusif, apalagi selama ini sinergitas antar stakeholder dan seluruh komponen sudah terjalin sangat baik. 

"Insya Allah untuk Kalbar kondusif," yakinnya. 

Kata dia lagi, selama ini komunikasi pendekatan terhadap komponen masyarakat akan dilakukan secara persuasif. Apalagi saat ini masih dalam momentum lebaran, pihaknya akan mengundang untuk menghadiri acara Halal Bihalal. 

Kegiatan ini juga akan diisi dengan mendengarkan secara langsung terkait dengan informasi-informasi dari masyarakat. 

"Tentunya pola-pola ini lebih soft dan populis," ungkapnya. 

Dirinya juga mengimbau agar seluruh masyarakat untuk tetap menjaga stabilitas keamanan serta harga dan ketersediaan bapok. Selain itu, jika masyarakat mendapatkan informasi-informasi yang menggangu kondisi, maka segera laporkan kepada pihaknya. 

Sementara itu, Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono juga berharap agar seluruh masyarakat terutama di wilayah pemerintahannya untuk menjaga kondisi tersebut tetap baik, serta tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Jikapun terdapat hal-hal yang berpotensi mengganggu, maka dirinya tidak akan segan-segan memproses hukum. 

"Kalau tidak ada yang puas, laporkan secara hokum. Kalau ada hal lain yang tidak nyaman, sila laporkan. Jadi kita siap untuk melayani," tutupnya. (suria mamansyah/bah)