20 Juni, Gubernur Lantik Sekda Kalbar Defenitif

Ponticity

Editor Mul Dibaca : 219

20 Juni, Gubernur Lantik Sekda Kalbar Defenitif
AL Leysandri, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar terpilih, akan segera dilantik oleh gubernur. Pelantikan sendiri, akan dilakukan pada Kamis (20/6/2019) di Kantor Gubernur.
PONTIANAK, SP - AL Leysandri, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar terpilih, akan segera dilantik oleh gubernur. Pelantikan sendiri, akan dilakukan pada Kamis (20/6/2019) di Kantor Gubernur.  

Leysandri sendiri saat ini masih menjabat sebagai Sekda Kabupaten Sanggau. Adapun penetapannya sebagai Sekda Kalbar, dilakukan melalui proses open bidding atau lelang jabatan secara terbuka.  

"Saya harap segera menyelesaikan urusannya di Sanggau, sudah diselesaikan. Saya siap melantiknya," kata Sutarmidji, saat ditemui Suara Pemred, Senin (17/6/2019) di ruang kerjanya.  

Leysandri merupakan peserta yang mendapat nilai tertinggi hasil seleksi lelang jabatan Sekda Kalbar beberapa waktu lalu. Karena itu, ia ditetapkan sebagai Sekda Defenitif. Melalui Surat Keputusan Presiden.  

Selain akan melantik Sekda Kalbar Defenitif, dalam waktu dekat, mantan wali kota Pontianak dua periode itu pun mengatakan, akan menuntaskan rotasi dan mutasi terhadap 15 pejabat eselon dua, di lingkungan Pemprov Kalbar.   

"Sebelum Agustus, seluruh pergeseran, mutasi, rotasi itu sudah selesai," sebutnya.  

Pria yang karib disapa Midji itu mengatakan, pelantikan Sekda sekaligus perampungan perombankan pejabat eselon dua di lingkungan Pemprov Kalbar itu, memang sudah mendesak dilakukan.  

"Kenapa perlu segera? karena, sebentar lagi kita akan menyusun APBD 2020,"ucapnya.  

Midji memastikan, rotasi dan mutasi pejabat eselon dua dilakukannya, semata-mata untuk menempatkan tenaga-tenaga profesional, sesuai kualifikasi jabatan masing-masing.  

"Pejabat eselon dua (yang baru menjabat), dua tahun kemudian akan dilakukan evaluasi terkait kinerjanya,"katanya.  

Kendati demikian, Midji menegaskan, bila ditemukan atau ada laporan kepala SKPD yang bermasalah berkaitan dengan keuangan, maka ia tak segan untuk memberi sangsi tegas.  

"Saya ingatkan! Siapapun kepala SKPD yang di SKPD nye ada temuan, berkaitan dengan keuangan kerugian negara, maka saya copot," paparnya.  

"Selain itu, kepala SKPD yang juga tak taat aturan, dan tidak mau melakukan transparansi, saya copot juga. Jadi saya maunya semua berjalan sesuai aturan,"lanjut Midji.  

Gubernur Sutarmidji mengingatkan, di bawah komandonya, tidak ada lagi praktik 'nakal' di OPD yang melakukan pemotongan anggaran yang akhirnya membebani personel dibawah.  

Sebelumnya, Pansel seleksi jabatan Sekda Kalbar resmi melansir tiga besar peserta lelang terbuka jabatan. Ketiga nama tersebut merupakan peraih nilai tertinggi selama proses seleksi jabatan Sekda.  

Ketiga peserta tersebut yakni AL Leysandri, Ignasius IK, dan Alexander Rombonang. Berdasarkan hasil pengumuman tersebut nilai tertinggi diraih Leysandri yang juga menjabat sebagai Sekda Sanggau mencapai 78,11 poin. 

Peringkat kedua dengan raihan nilai komulatif 77,67 poin diraih Ignatius Ik yang saat ini menjabat Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kalbar. Sementara itu, pada peringkat ketiga ditempati oleh Alexander Rombonang yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kalbar dengan nilai 77,14 poin. (rif/mul)