Penyelundupan Mobil Mewah 2 M Digagalkan

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 1149

Penyelundupan Mobil Mewah 2 M Digagalkan
DIAMANKAN – Mobil mewah Nissan Skyline GTR VAF 4243 diamankan di Mapolres Mempawah, Rabu (19/6). Mobil mewah itu diselundupkan dari Malaysia yang diangkut menggunakan truk fuso dan rencananya dikirim ke Semarang lewat jalur laut.
PONTIANAK, SP - Polsek Siantan menggagalkan penyelundupan mobil mewah sport Nissan Skyline GTR  VAF 4243 senilai Rp 2 milyaran di Jalan Raya Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Selasa(18/6) sekitar pukul 21.30 wib.

Mobil mewah itu diselundupkan dengan diangkut menggunakan mobil truk fuso berplat H 1565 RA Y yang berasal dari Malaysia. Rencananya akan dikirim ke Semarang lewat jalur laut di Pelabuhan Dwikora Pontianak. 

Kasat Reskrim Polres Mempawah, AKP Sutrisno mengatakan, awalnya pihaknya mendapat informasi akan ada penyelundupan mobil sport dari Malaysia yang diangkut menggunakan truk fuso, yang dikendarai TM dan kernet ML dari arah Singkawang dengan tujuan Semarang. 

"Kita langsung melakukan serangkaian proses penyelidikan, dan benar pada saat truk fuso tersebut melintas di depan Mapolsek  Siantan, kita langsung memberhentikan. Namun mobil fuso tersebut tak mengindahkan petugas," katanya, kemarin.

Diabaikan sopir truk, petugas langsung mengejar truk fuso itu dan berhasil diberhentikan.

"Saat kita cek, barang bawaan mobil fuso membawa mobil sport yang disembunyikan dengan cara ditumpuk karung berisikan sekam padi dan tak memiliki surat-surat lengkap," ungkapnya. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pengemudi truk fuso dan kernet disewa oleh AL untuk mengangkut mobil sport itu dengan upah angkut Rp 10 juta. Upah itu akan diterima pengemudi dan kernet itu sesampainya di Pelabuhan Dwikora Pontianak.

"Jadi, mobil ini akan dibawa dari Singkawang dengan tujuan Semarang yang akan diangkut dengan menggunakan jalur laut," katanya.

Polisi selanjutnya mengamankan dua kendaraan itu, baik truk fuso dan mobil mewah itu. Sementara pengemudi dan kernet langsung dibawa ke Polres Mempawah untuk penyelidikan lebih lanjut.

Dikatakan bahwa mobil yang masuk dari luar negeri harus memiliki surat menyurat dari bea cukai dan yang ditandatangani di  border perbatasan. 

"Kita biasanya hanya mengecek kelengkapan surat kendaraannya," jelasnya. (ben/bah)

Gencarkan Razia

Ketua Ikatan Mempawah Bersatu (Imbas), Ibnu Alqazaba meminta petugas keamanan gencar lakukan razia dalam menyikapi penyelundupan mobil mewah itu. 

"Razia sangat penting dilakukan dalam mengantisipasi barang-barang selundupan dari luar masuk. Sebab, Mempawah ini merupakan satu di antara jalur lintas masuknya penyelundupan barang dari Malaysia," katanya.

Ibnu Alqazaba yang biasa dipanggil Attang ini juga meminta petugas bisa menuntaskan pelaku-pelaku yang terlibat dalam penyelundupan barang-barang dari luar Indonesia ini. Sebab, penyelundupan  mobil ini akan merugikan negara.

"Semoga kasus ini bisa diungkap ke akar-akarnya dan diberikan sanksi yang berat," katanya. (ben/bah)