Sultan Pontianak Gelar Halalbihalal di Istana Kadriah Edi Harap Kedamaian Naungi Kota

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 260

Sultan Pontianak Gelar Halalbihalal di Istana Kadriah  Edi Harap Kedamaian Naungi Kota
FOTO BERSAMA – Pejabat pemerintahan, kepolisian, TNI, Sultan Pontianak dan tokoh masyarakat berfoto bersama saat kegiatan Halalbihalal di Istana Kesultanan Kadriah Kota Pontianak, Selasa (25/6). Ist
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono merespons baik Halalbihalal bersama forum komunikasi pimpinan daerah di Istana Kesultanan Kadriah Kota Pontianak, Selasa (25/6). 

Halalbihalal dihadiri Gubernur Kalbar,  Sutarmidji, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, Assistant II Pemprov Kalbar, Syarif Kamaruzzaman, Kapolresta Pontianak serta tokoh masyarakat lainnya.

Dengan jalinan kerja sama yang baik, Edi berharap tumbuh hubungan harmonis antar penyelenggara pemerintahan, termasuk tokoh masyarakat yang ada di Kota Pontianak. 

"Alhamdulillah pertanda baik dihadiri oleh petinggi dan tokoh masyarakat halalbihalal silaturahmi di Bulan Syawal demi amannya Kota Pontianak dan Kalbar pada umumnya," kata Edi saat diwawancarai usai halalbihalal, Selasa (25/6). 

Edi mengatakan bahwa dalam sambutan para tokoh di acara tersebut, semuanya memiliki komitmen pada kedamaian. 

"Sambutan semua (tokoh) satu keinginan yaitu damai sehingga memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Pontianak dan Kalbar," tuturnya. 

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak ini menambahkan, dengan hadirnya seluruh pejabat serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas. 

"Kehadiran mereka ini akan menjadi contoh yang baik karena dapat hadir menjalin silaturahmi sekaligus halalbihalal," katanya.

Sementara Sultan Pontianak, Syarif Mahmud Melvin Alqadrie mengatakan, silaturahmi yang dilakukan akan rutin dihelar setiap bulannya. 

"Insya Allah jalinan silaturahmi ini akan saya lakukan di setiap bulannya agar terus menjaga rasa persaudaraan lintas etnis serta tokoh agama di Pontianak," tuturnya. 

Adapun Habib Muhammad bin Abdurahman Alqadri saat memberikan tausiah menjelaskan, keadilan harus ditegakkan karena hukum menjadi barometer bagi seluruh masyarakat. 

"Tidak akan terjadi silaturahmi jika hukum tidak ditegakkan. Manusia yang paling adil dan amanah, bijaksana, didapat dari Nabi Muhammad SAW," pungkasnya. (hms/din/bah)