Tamrin Takjub Lihat Pelepah Lidah Buaya Jumbo

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 1081

Tamrin Takjub Lihat Pelepah Lidah Buaya Jumbo
LIDAH BUAYA – Tanaman lidah buaya berderet rapih di sebuah kebun milik warga. Lidah buaya merupakan komoditi bernilai jual bagus yang bertahan di pasar.
Tamrin (35), warga Semarang takjub tatkala melihat pelepah lidah buaya atau aloevera berukuran jumbo dipajang di Stan Kota Pontianak di Simpang Lima Semarang, Rabu (3/7). 

Stan Kota Pontianak memeriahkan Pameran Indonesia City Expo (ICE) dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XIV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), digelar 3-6 Juli 2019. 

Tamrin mengaku baru pertama kali melihat pelepah lidah buaya sebesar yang dipamerkan di Stan Kota Pontianak.

"Biasanya yang saya lihat itu pelepahnya tidak sebesar ini. Ini besar sekali," ucapnya.

Selain melihat pelepah aloevera, ia pun mencicipi minuman lidah buaya. Menurutnya, rasa minuman ini manis dan daging atau isi dari aloevera gurih. 

"Rasanya begitu segar, apalagi kalau ditambah dengan batu es," ungkapnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk mengunjungi Stan Kota Pontianak. Ia berharap produk-produk UKM yang ditampilkan mampu menyedot minat pengunjung. Terlebih, industri kerajinan saat ini menjadi bagian dari ekonomi kreatif yang pertumbuhannya sangat pesat.

"Hal ini bisa menjadi peluang meningkatkan perekonomian keluarga," sebutnya.

Industri kerajinan, lanjutnya, memiliki peran yang cukup strategis dalam perekonomian nasional karena lekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

"Tidak menutup kemungkinan industri kerajinan menjadi mata pencaharian andalan, terutama dengan memanfaatkan sumber daya setempat dan pengembangan kreatif lokal," imbuh Edi.

Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastuti Kamtono menambahkan, keikutsertaan pelaku UKM di bawah binaan Dekranasda ini sebagai salah satu upaya mempromosikan produk-produk unggulan yang dimiliki Kota Pontianak.

"Seperti aloevera, kain corak insang, kerajinan dari akar keladi air dan sebagainya," tuturnya.

Dia berharap agar kesempatan ini betul-betul  dimaksimalkan oleh pengrajin untuk menambah wawasan dan pengalaman sehingga mampu meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan,

"Manfaatkan momen ini dengan berinteraksi dan berbagi pengalaman antarpengrajin," katanya. (hms/din/bah)