Imigrasi Klas I Pontianak Segera Terapkan Layanan Paspor Satu Hari

Ponticity

Editor Mul Dibaca : 374

Imigrasi Klas I Pontianak Segera Terapkan Layanan Paspor Satu Hari
Coffee Morning Kanwil Kemenkumham Kalbar, bersama insan media di Pontianak, Kamis (11/7/2019), mulai pukul 10.00 WIB.
PONTIANAK, SP - Pelayanan Keimgrasian pada dasarnya untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh dokumen. Salah satunya adalah pelayanan paspor.  

Seperti yang dikatakan oleh Plt Kepala Kantor Imigrasi Klas I Pontianak, Agustianur, saat Coffee Morning Kanwil Kemenkumham Kalbar, bersama insan media, Kamis (11/7/2019), mulai pukul 10.00 WIB.  

Menurutnya, keinginan publik untuk memperoleh pelayanan paspor cepat, telah drealisasikan dengan layanan baru, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2019 tentang Perubahan Jenis dan Tarif Atas PNPB.  

“Pelayanan baru ini telah efektif diberlakukan sejak 3 Mei 2019, dan berlaku secara nasional.  Kami mengusahakan dalam sehari, paspor siap digunakan,” ujar Agustainur.  

Dalam layanan baru ini, paspor selesai dalam sehari, yaitu hari yang sama sejak diajukan permohonan. Layanan ini dikenakan tarif resmi Rp 1.000.000,-. Berbeda dengan tarif paspor reguler, yaitu yang sebelumnya berlaku Rp355.000, menjadi Rp350.000, dan selesai 3-4 hari kerja.  

Agustianur mengakui, saat ini Kantor Imigrasi Klas I Pontianak, berusaha memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.  

"Walaupun terkadang sebelumnya kami menemui kendala, gangguan teknis, yang menghambat proses pelayanan pemohon paspor. Namun saat ini sudah ada perbaikan sistem. Sehingga lebih dapat memberikan pelayanan Prima kepada masyarakat,” jelasnya.   

Adapun dasar hukum layanan baru paspor selesai satu hari, berupa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2019, yang sudah diterbitkan. Namun saat ini pihaknya masih menunggu Petunjuk Teknis dan Petunjuk Pelaksanaan dari Pemerintah Pusat.  

“Yaitu bentuk Alur Lalu Lintas Sistem Pelayanan Pemohon, sebagai wujud implementasi dari layanan paspor satu hari ini. Kami akan usahakan secepatnya diberlakukan,” pungkas Agus. (arief)