Sutarmidji: Doakan Jadi Haji Mabrur

Ponticity

Editor elgiants Dibaca : 90

Sutarmidji: Doakan Jadi Haji Mabrur
BERCENGKERAMA – Gubernur Kalbar, Sutarmidji bercengkerama dengan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalbar sebelum menuju embarkasi Batam di Bandara Supadio Pontianak, Minggu (14/7). Sutarmidji meminta CJH memaksimalkan ibadah dan berdoa supaya jadi haji mabrur
PONTIANAK, SP - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Sutarmidji melepas keberangkatan 445 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kalbar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 dari Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Minggu (14/7). 

Ke 445 CJH berasal yang dilepas Gubernur Kalbar berasal dari Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau dan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kalbar, diberangkatkan menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Batam dan dari Hang Nadim penerbangan dilanjutkan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Ketua Umum Penyelenggaraan Ibadah Haji Daerah, Mahmudah mengatakan bahwa CJH Kalbar tahun ini mencapai 2.763 orang yang berasal dari berbagai daerah. Tahun ini kuota haji Kalbar alami penambahan atau 236 orang.

Penambahan kuota Ini selanjutnya ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 1005/Kesra/20l9 tentang Perubahan Lampiran Keputusan Gubernur Nomor 240/Kesra/ 2019 tentang Penetapan Kuota Haji Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat Tahun 1440 H/ 2019 M. 

Rincian kuota haji kabupaten, kota di Kalbar yakni Kota Pontianak 684 jemaah, Kota Singkawang 122 jemaah, Kabupaten Sambas 347 jemaah, Kabupaten Sanggau 120 jemaah, Kabupaten Sintang 150 jemaah, Kabupaten Mempawah 194 jemaah, Kabupaten Kapuas Hulu 144 jemaah, Kabupaten Ketapang 273 jemaah, Kabupaten Landak 56 jemaah, Kabupaten Bengkayang 68 jemaah, Kabupaten Melawi 108 jemaah, Kabupateb Sekadau 65 jemaah, Kabupaten Kubu Raya 336 jemaah, Kabupaten Kayong Utata 79 jemaah, TPHD/TKHD 17 jemaah. Totalnya jumlah kuota haji Kalbar 2.763 jemaah.

Pada kegiatan pelepasan CJH itu, Sutarmidji mengingatkan kepada ratusan CJH di Provinsi Kalbar untuk melaksanakan prosesi ibadah dengan baik dan semaksimal mungkin, karena ibadah haji untuk melaksanakan ibadah haji harus menunggu daftar antre yang lama.

"Cita cita untuk haji sudah lama dan sekarang dapat giliran, maksimalkan khusus untuk beribadah," ucap Sutarmidji usai melepas keberangkatan CJH.

Dirinya juga meminta kepada CJH untuk dapat mengikuti petunjuk dari pimpinan kloter atau kelompok. Ia meminta kepada CJH Kalbar yang akan menjalankan rukun Islam kelima di tanah suci untuk mengikuti arahan pembimbing. 

"Jangan sampai merasa sudah pernah umrah, sehingga merasa pandai sendiri dan itu tidak boleh juga. Supaya semuanya berjalan dengan baik, ikuti petunjuk," katanya.

Mengingat cuaca di Mekah saat ini cukup panas dengan suhu udara mencapai 40 sampai dengan 44 derajat celcius, Sutarmidji meminta semua jemaah untuk menjaga kesehatan dan CJH Kalbar diingatkan untuk perbanyak minum air putih. 
"Hindari hal-hal yang bisa membuat dehidrasi," jelasnya.

"Saya mendoakan semua CJH asal Kalbar bisa mengikuti seluruh rangkaian ibadah rukun Islam ke lima tersebut dan berharap menjadi haji mabrur," doa Sutarmidji.

Mantan Wali Kota Pontianak juga berharap penambahan kuota haji terus bertambah menjadi 3.000 jemaah. (din/bah)

22 CJH Batal Berangkat

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalbar, Ridwansyah menyatakan, secara umum Provinsi Kalbar sudah mempersiapkan jemaah haji kloter pertama di Kalbar yang masuk dalam Kloter 11. Jumlah CJH dari Kalbar sebanyak 2.741. 

"Ada beberapa gelombang pemberangkatan yakni mulai dari kloter 11 hingga kloter 29," sebutnya.
Hingga saat ini, menurut dia, belum ada jemaah haji yang batal berangkat. Diakuinya, kuota haji Kalbar totalnya 2.763, namun hingga pendaftaran pelunasan tahap akhir, sebanyak 22 CJH yang tidak melunasi ongkos haji.

"Hal ini bisa disebabkan banyak faktor, bisa karena sakit atau memang kondisinya tidak memungkinkan untuk bertolak ke tanah suci," ungkap Ridwansyah.

Dijelaskannya lagi, jumlah kuota haji Kalbar sebanyak 2.763 itu merupakan kuota tambahan dari awalnya sebanyak 2.527 saat tahun 2018 lalu, ditambah 236 kuota. 

Untuk kuota tambahan, pihaknya juga telah membuka dua kali tahap pendaftaran. Namun hingga tahap kedua sampai deadline pelunasan, terdapat 22 CJH yang tidak melunasi lantaran terkendala kondisi yang tidak memungkinkan karena sakit dan lain sebagainya. 

"Hal serupa tidak hanya dialami Provinsi Kalbar saja, tetapi juga provinsi-provinsi lainnya," terangnya.
Ridwansyah berharap kepada seluruh CJH yang akan berangkat di tahun ini untuk dapat mempersiapkan diri terutama menjaga kesehatan karena pelaksanaan musim haji hanya tinggal hitungan hari lagi. 

Untuk jadwal keberangkatan, pertama dimulai 13 Juli 2019 CJH sudah masuk Asrama Haji Pontianak. Kemudian 14 Juli 2019 bertolak ke embarkasi Batam. (din/bah)