Kamis, 19 September 2019


Gaya Barbar Dept Collector Rampas Mobil

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 134
Gaya Barbar Dept Collector Rampas Mobil

PONTIANAK, SP – Video kelakuan barbar lima dept collector (penagih kredit) terhadap kreditur kendaraan roda empat, Ajang pada Selasa (23/7) yang sempat viral di media sosial, membuat kelimanya ditangkap polisi. 

Kanit satu Harta Benda (Harda) Polresta Pontianak, Iptu Sagih mengungkapkan bahwa 
dalam laporannya, Ajang mengaku dianiaya oleh kelima dept collector. Ada bekas pitingan di leher dan tangan sebelah kanan Ajang. 

"Tapi pelaku tidak mengakui itu, namun kita sudah lihat bekas-bekas penganiayaan di tubuh korban," jelas Sagih saat merilis kasus tersebut dengan menghadirkan kelima pelaku di Polresta Pontianak Kota, Rabu (24/7) siang. 

Sagih mengatakan bahwa kasus ini berawal dari adanya laporan peristiwa pidana pengeroyokan terhadap korban bernama Ajang, warga Jalan Beringin, Kelurahan Darat Sekip, Kecamatan Pontianak Kota di depan Royal Gardenia Jalan Terminal Hijaz, Kecamatan Pontianak Selatan, Selasa (23/7) lalu. 

Diketahui bahwa Ajang memang memiliki kendaraan roda empat merk Daihatsu Sigra dengan nomor polisi KB 1801 SN, yang dibelinya secara kredit melalui leasing Oto Finance. 

Angsuran mobil itu sudah masuk bulan ke 14, namun untuk angsuran dua bulan terakhir yakni Juni dan Juli 2019, Ajang menunggak. 

Melalui surat tugas dan kuasa yang dikeluarkan oleh leasing tersebut, kelima dept collector tersebut melakukan penarikan paksa terhadap korban. 

Awalnya, kata Sagih, kelima dept kolektor ini sudah mengintai dan mengikuti korbannya sejak pukul 11.00 WIB. Di perjalanan, kelimanya sempat menggedor-gedor pintu mobil korban agar menghentikan kendaraan tersebut. Namun korban tidak merespons hingga sekitar pukul 15.00 WIB, kelimanya berhasil menahan korban di lokasi kejadian tersebut. 

"Di sana para pelaku, masing-masing berperan memegang bagian tubuh korban. Ada yang kaki kiri-kanan, dan tangan korban. Sehingga korban tidak bisa melakukan perlawanan dan salah satu pelaku mengambil kunci mobil dan menyerahkan ke DP sebelum akhirnya diserahkan (mobil) ke perusahaan tersebut," ungkapnya. 

Selain itu, berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh korban, pelaku ini sempat melakukan penganiayaan. Hal itu juga dibuktikan dengan adanya bekas pitingan di leher dan tangan sebelah kanan korban. 

"Tapi pelaku tidak mengakui itu, namun kita sudah lihat bekas-bekas penganiayaan di tubuh korban," jelasnya. 

Lalu, pada hari yang sama sekitar pukul 19.00 WIB, personel Jatanras Polresta Pontianak Kota melakukan penyelidikan keberadaan kelima pelaku. Hinggal pada pukul 21.00 WIB didapati informasi bahwa kelima pelaku sedang berada di Gudang Oto Finance, Jalan Danau Sentarum, Kecamatan Pontianak Kota. 

"Di sana kami berhasil mengamankan kelimanya dan langsung membawa ke Polresta Pontianak guna penyidikan lebih lanjut," ujarnya. 

Selanjutnya, kelima pelaku ini akan dijerat pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

Adapun inisial pelaku adalah BA (28), RA (29) dan DP warga Jalan HRA Rahman, Kelurahan Sungai Jawi Dalam, Kecamatan Pontianak Barat, DS (47) Warga Jalan Apel, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, serta MD (33) warga Jalan Pembangunan, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. (sms/bah)