Kamis, 19 September 2019


Midji: Hargai Sang Saka Merah Putih dan Pejuang

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 108
Midji: Hargai Sang Saka Merah Putih dan Pejuang

CIUM BENDERA - Gubernur Kalbar, Sutarmidji mencium bendera sang merah putih pada Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam peringatan HUT RI ke 74 di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu (17/8) sore. Ist

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mencium bendera merah putih pada Upacara Penurunan Bendera dalam Peringatan HUT RI ke 74 di Halaman Kantor Gubernur Kalbar, Sabtu (17/8) sore. Hal tersebut dilakukan usai menerima sang merah putih dari anggota paskibra.

Usai menjadi Inspektur Upacara Penurunan Bendera Merah Putih, Midji, sapaannya, mengajak warga untuk menghargai sang saka merah putih. 

"Kita harus menghargai sang merah putih serta jerih payah para pejuang dalam merebut kemerdekaan ini," ujar Midji.

Ia mengatakan, ketika sang saka merah putih dikibarkan, semua pihak harus menghayati betul, bagaimana sang saka merah putih bisa mempersatukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sebagai pemersatu bangsa.

"Kita ada rasa sedih dan suka cita juga. Sampai saat ini, Indonesia semakin kuat di tengah keberagaman yang mulai dipengaruhi oleh budaya-budaya yang menggerus keaslian dari budaya kita yang tercermin dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Midji meminta instansi terkait untuk dapat terus menyosialisasikan penggunaan bendera merah yang benar kepada masyarakat.

"Pengunaan bendera merah putih yang benar harus terus disosialisasikan kepada masyarakat," pinta Midji.

Permintaan ini disampaikannya mengingat saat selesai menghadiri Malam Renungan Suci beberapa hari lalu, dirinya sempat melihat beberapa anak muda dengan mengendarai sepeda motor, membawa bendera merah putih untuk merayakan malam ulang tahun kemerdekaan RI ke 74.

Biasanya, selesai acara 17an dan bendera habis dikibarkan, bendera digulung dan disimpan di sudut rumah atau di gudang dan dibiarkan. 

"Ini termasuk tidak menghargai bendera merah putih," ingat Midji. 

Hadir pada upacara itu unsure TNI, Polri, Forkopimda Provinsi Kalbar, para kepala SKPD Provinsi Kalimantan Barat, Organisasi Kemasyarakatan dan pelajar. (dino/bah)