Sabtu, 21 September 2019


September Pembelian BBM Wajib Non Tunai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 15465
September Pembelian BBM Wajib Non Tunai

Ilustrasi

PONTIANAK, SP - Kota Pontianak segera menerapkan Program ‘Pontianak Go Cashless (non tunai)', terutama untuk pembelian semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebelumnya, penerapan elektronifikasi pembelian BBM baru sebatas bahan bakar jenis premium. 

"Kita akan gencar mensosialisasikannya secara masif, baik melalui media massa, media sosial maupun secara langsung," kata Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono saat konferensi pers implementasi BBM non tunai Kota Pontianak di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalbar, Rabu (21/8).

Untuk membiasakan masyarakat terhadap kebijakan ini, penerapan pembelian cashless atau non tunai ini diberlakukan secara bertahap. 

Dijelaskan, untuk tahap satu pada September 2019 berlaku setiap Minggu. Kemudian tahap dua pada Oktober 2019 berlaku setiap Selasa dan Minggu. Selanjutnya, tahap tiga pada November 2019 berlaku setiap Selasa, Kamis dan Minggu. Terakhir, tahap empat pada Desember 2019 dan selanjutnya mulai diberlakukan setiap hari.

Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Pontianak, PT Pertamina dan Bank Indonesia meminta kerja sama, dukungan dan partisipasi seluruh pihak dan segenap masyarakat Kota Pontianak untuk menyukseskan penerapan pembelian BBM secara non tunai atau cashless. 

"Dengan program cashless ini juga lebih memudahkan masyarakat untuk bertransaksi," tutur Edi.

Program cashless ini merupakan bagian salah satu agenda prioritas Kota Pontianak dalam mewujudkan Smart City. 

“Program ini bertujuan menciptakan ekosistem pembayaran secara non tunai yang cepat, aman dan efisien, dengan memanfaatkan kemajuan financial technology (fintech)," terangnya.

Sementara Marketing Branch Manager PT Pertamina (Persero) Kalbarteng, Muhammad Ivan Syuhada menjelaskan, penerapan pembelian BBM non tunai merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani Pemerintah Kota Pontianak didukung oleh PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VI dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat pada 16 September 2017.  

Nota Kesepahaman ini mengatur tentang Kebijakan Elektronifikasi Pembelian BBM secara non tunai (cashless) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina di Kota Pontianak dengan dukungan dari Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank Kalbar, Telkomsel, Indosat dan Tri serta PT XL Axiata. 

"Pertamina akan berkomitmen penuh terhadap program go cashless," katanya.

Realisasi dari Nota Kesepahaman tersebut dimulai pada 1 Januari 2018 dengan mengimplementasikan Elektronifikasi Pembelian BBM secara non tunai pada penjualan BBM jenis premium di beberapa SPBU Pertamina di Kota Pontianak. 

Hasilnya memperlihatkan tanggapan positif dari masyarakat, tercermin dari penjualan BBM jenis premium non tunai semakin meningkat. 

"Sehingga sejak 1 April 2018, implementasinya diperluas pada pembelian BBM jenis pertalite bagi kendaraan roda empat atau lebih. Dan sekarang mulai kita terapkan secara bertahap pada semua jenis BBM bagi kendaraan roda dua dan roda empat," ucapnya.

Ivan menambahkan sarana dan prasarana akan dipersiapkan untuk mendukung program tersebut. Jumlah SPBU yang akan menerapkan program ini tersebar di 22 titik di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Pertamina akan siap menambah jika dibutuhkan masyarakat.

Ia mengatakan transaksi akan dilakukan untuk semua jenis BBM yang ada di SPBU. Termasuk juga terhadap bisnis retail yang ada di SPBU juga akan menggunakan non tunai. 

Dirinya juga menyampaikan akan mempersiapkan banyak promo bagi pengguna non tunai.

"Akan ada promo yang kita hadirkan misal dengan diskon 20 persen," pungkasnya (din/hms/bah)