Kamis, 19 September 2019


Midji Lantik 288 Pejabat Administrator dan Pengawas

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 159
Midji Lantik 288 Pejabat Administrator dan Pengawas

PELANTIKAN – Suasana pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan 288 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (22/8).

PONTIANAK, SP – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengambil sumpah/janji jabatan 288 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (22/8).

Sutarmidji meminta kepada para pejabat yang dilantik memperbaiki koordinasi antarOPD atau antara kadis, sekdis, kabid, kasi dan staf. 

Sinergisitas yang ada selama ini harus terus dikembangkan. ASN juga diminta untuk tak hanya mengerjakan kegiatan-kegiatan yang rutin saja, namun harus mampu melahirkan inovasi-inovasi dalam bekerja, sehingga pemerintah bisa melaksanakan perubahan yang cepat di Kalbar.

"Kalbar milik kita bersama. Ayo kita perbaiki bersama, membangun bersama. Kita tempatkan Kalbar sebagai provinsi terhormat Indonesia," pesan Sutarmidji saat melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 288 pejabat administrator dan pejabat pengawas di lingkungan Pemprov Kalbar di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar.

Dikatakan, dalam kurun waktu satu tahun ini, capaian-capaian progres yang dicapai itu sudah baik. Infrastruktur dari urutan 33, kini menjadi urutan 31. Kemudian, daya saing dari urutan 28 kini menjadi 23. Tata kelola pemerintahan berada di level menengah dan IPM Kalbar cukup meningkat.

"Ini progres kinerja kita bekerja dalam setahun ini," jelasnya. 

Kemudian, mantan Wali Kota Pontianak ini berkeyakinan para pejabat dapat melaksanakan atau membangun koordinasi yang baik. Jika sinkronisasi kegiatan di satu dinas dengan dinas yang lain baik, maka capain-capain yang lain juga akan mengalami lompatan besar.

Midji juga meminta BKD Kalbar sudah memiliki database tentang catatan-catatan prestasi, mutasi, kemudian jabatan yang pernah diduduki seorang ASN, sehingga saat ditempatkan, dirinya tinggal melihat dan memantah track record-nya di situ.

"Kita upayakan database ini bisa kita lakukan. Saya juga sangat berharap para pejabat yang generasi muda untuk dapat berprestasi dan jangan berpikir yang tidak-tidak dan harus berpikir prestasi dan berinovasi,” ujarnya. (iat/bah)