Sabtu, 21 September 2019


Festival Durian Bumi Khatulistiwa Sedot Perhatian Masyarakat

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 1398
Festival Durian Bumi Khatulistiwa Sedot Perhatian Masyarakat

Festival Durian Bumi Khatulistiwa sendiri, dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Sabtu (24/8/2019).

PONTIANAK, SP - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Kadistan TPH) Provinsi Kalbar, Heronimus Hero mengatakan, penyelenggaraan Festival Durian Bumi Khatulistiwa, di halaman Parkir A Yani Megamall Pontianak, menyedot perhatian banyak pihak.  

Festival Durian Bumi Khatulistiwa sendiri, dibuka secara langsung oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Sabtu (24/8/2019). Hadir pada kesempatan tersebut, jajaran Forkopimda Kalbar, di antaranya Kapolda Kalbar, Irjenpol Didi Haryono, Pangdam XII/Tanjungpura, Danlantamal, Danlanud, dan beberapa Bupati/Wali Kota di Kalbar.  

Menurut Heronimus, tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memperkenalkan dan mempromosikan berbagai potensi pertanian, khususnya komoditi durian yang memang memiliki potensinya luar biasa di Kalimantan Barat.  

“Sehingga pengembangan potensi durian, perlu kualiti kontrol yang lebih serius. Karena banyak koleksi dan itu tidak bisa kita kembangkan semuanya, harus ada yang terpilih,” kata Heronimus, saat menyampaikan sambutannya.  

Selain itu, tujuan lainnya adalah untuk mencari dan membangun jaringan pemasaran, karena potensi ekonomi komoditi durian ini cukup besar. Yang kemudian, diberikan edukasi kepada para petani buah untuk dapat merawat dan melestarikan tanaman durian dengan baik dan benar.  

“Tentunya dapat memberikan pelajaran dalam bidang pemasaran durian, dengan mempertemukan para pengusaha, petani pedagang dan pengolahan durian,” jelasnya.  

Hero menjelaskan, dengan persiapan matang, Festival Durian Bumi Khatulistiwa terbukti menyedot perhatian berbagai kalangan. Hingga panitia yang pada awalnya hanya menyelenggarakan pada 24-27 Agustus 2019, menambah waktu penyelenggaraan.  

“Melihat animo masyarakat yang luar biasa, sehingga durasinya diperpanjang hingga 1 September 2019. Saat pembukaan, luar biasa yang hadir,” papar Hero.  

Pria ramah tersebut mengatakan Festival Durian ini akan dua kali dalam setahun. Hal ini untuk mengakomodir durian-durian yang mungkin jatuhnya sekitar Desember atau Januari.  

“Kan berbuahnya tidak merata. Bisa setahun dua kali kita selenggarakan. Sehingga semakin memperkenalkan berbagai potensi durian di seluruh Kalbar,” pungkasnya. (rif)