Sabtu, 21 September 2019


Siswa SMA Sederajat di Kalbar Diliburkan karena Kabut Asap

Editor:

K Balasa

    |     Pembaca: 233
Siswa SMA Sederajat di Kalbar Diliburkan karena Kabut Asap

Kepala Surat Edaran Gubernur Kalbar terkait imbauan meliburkan siswa SMA se derajat yang terdampak kabut asap.

PONTIANAK, SP – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji meliburkan seluruh siswa SMA se derajat di Kalimantan Barat akibat kondisi udara yang terus memburuk. Kebijakan itu dipastikan dalam Surat Edaran Nomor:421/2809/DIKBUD tertanggal 11 September 2019.

Dalam surat itu, siswa diliburkan mulai tanggal 12-14 September 2019. Gubernur mempertimbangkan kondisi udara akibat pencemaran kabut asap di Kalbar yang masuk kategori sangat tidak sehat.

“Diprediksi dalam waktu tiga hari ke depan belum menunjukkan kondisi udara yang baik. Maka Pemprov Kalbar mulai tanggal 12-14 September 2019 meliburkan kegiatan belajar mengajar di satuan jenjang SMA/SMK dan SLB di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar yang terkena dampak kabut asap tersebut,” sebagaimana dikutip dari surat edaran yang diturut ditembuskan ke Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Dalam surat edaran, Gubernur Sutarmidji menjelaskan siswa masuk kembali tanggal 16 September 2019. Pihak sekolah pun diminta menyampaikan ke wali murid agar memaksimalkan putra-putrinya belajar mandiri di rumah, serta mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Bagi SMA/SMK/SLB di kabupaten/kota yang kondisi udaranya dianggap baik, agar tetap melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar seperti biasa,” tutup surat itu.

Di akun Facebook resmi Sutarmidji, dia menyebut keputusan itu sangat terpaksa diambil karena kondisi udara yang sangat tidak sehat.

“Semoga Allah menurunkan hujan untuk wilayah Kalbar. Kebakaran lahan gambut dan asapnya hanya bisa dihentikan oleh hujan,” tulis akun Bang Midji. (bls)